Donor darah adalah salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang berdampak besar bagi kehidupan sesama. Namun, tidak semua orang memahami secara utuh mengenai ketentuan donor darah yang harus dipenuhi sebelum berpartisipasi. Pemahaman terhadap hal ini sangat penting agar kegiatan donor darah berlangsung aman, lancar, dan sesuai standar medis. Pada tanggal 22 Juni 2025, Rumah Berkat berkolaborasi dengan Rumah Sosial, RSCM, dan Mall Taman Anggrek menggelar event donor darah bertajuk Setetes Darah Sejuta Nyawa ke-8. Acara ini sukses dilaksanakan di North Wing Lt. 2 Mall Taman Anggrek, dengan partisipasi ratusan pendonor. Event ini tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, tapi juga menekankan pentingnya sosialisasi mengenai ketentuan donor darah kepada masyarakat luas. Pentingnya Memahami Ketentuan Donor Darah Ketentuan donor darah adalah syarat dan standar yang ditetapkan untuk memastikan pendonor dalam kondisi prima serta darah yang didonorkan aman bagi penerima. Banyak orang gagal berdonor karena belum memahami syarat dasar ini, padahal tujuannya baik. Dengan mengikuti ketentuan yang berlaku, risiko kesehatan seperti pingsan, anemia, atau reaksi negatif bisa dihindari. Selain itu, petugas medis juga bisa bekerja lebih optimal jika pendonor sudah memenuhi semua persyaratan dasar sejak awal. Meningkatkan literasi masyarakat tentang ketentuan donor darah bukan hanya mendukung keberhasilan event, tapi juga memperkuat budaya donor darah yang bertanggung jawab. Event Donor Darah Rumah Berkat 22 Juni 2025 Event donor darah Setetes Darah Sejuta Nyawa ke-8 oleh Rumah Berkat x Rumah Sosial bersama RSCM dan Mall Taman Anggrek sukses digelar pada 22 Juni 2025. Acara ini menjadi bentuk nyata dari semangat kolaborasi dalam menyelamatkan nyawa melalui kegiatan kemanusiaan. Dengan dukungan berbagai pihak seperti Wahana Artha Nusantara, FKS Food, Bihunku, Mie Kremezz, Taro, Karada Indonesia, Dimpot, dan Rakhasa, acara berlangsung meriah namun tetap tertib. Ratusan peserta mendaftar, diperiksa, dan mengikuti prosedur sesuai protokol kesehatan dan ketentuan donor darah. Tidak hanya kegiatan donor, acara ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya memenuhi ketentuan donor darah, agar setiap partisipan bisa berdonor secara aman dan sehat. 7 Ketentuan Donor Darah yang Perlu Kamu Penuhi Berikut ini adalah daftar 7 ketentuan donor darah yang perlu kamu penuhi. Ketentuan ini tidak hanya berlaku dalam event Rumah Berkat saja, tetapi juga secara umum di seluruh kegiatan donor darah nasional maupun internasional. 1. Usia Minimal dan Maksimal Pendonor Pendonor harus berusia minimal 17 tahun dan maksimal 60 tahun untuk donor pertama. Bagi yang sudah rutin berdonor, batas maksimal dapat diperpanjang hingga 65 tahun dengan persetujuan medis. Ketentuan ini diberlakukan untuk memastikan bahwa kondisi tubuh pendonor masih cukup stabil untuk menyumbangkan darah tanpa membahayakan diri sendiri. Dalam event 22 Juni 2025, skrining usia dilakukan secara ketat oleh tim medis di lokasi. Dengan mematuhi batasan usia, maka donor darah akan menjadi tindakan yang aman dan bermanfaat. 2. Berat Badan Minimal 45 Kilogram Syarat berikutnya adalah memiliki berat badan minimal 45 kg. Hal ini terkait dengan volume darah yang diambil dan kemampuan tubuh untuk pulih setelah donor. Pendonor dengan berat badan di bawah standar lebih rentan mengalami pusing atau lemas setelah mendonorkan darah. Oleh karena itu, ketentuan donor darah ini menjadi syarat utama dalam proses seleksi. Petugas medis dalam acara Rumah Berkat telah memfasilitasi tim penimbang badan untuk memastikan semua peserta memenuhi persyaratan ini. 3. Tekanan Darah dan Hemoglobin Normal Tekanan darah harus berada pada kisaran normal (sistole 100–170 dan diastole 70–100 mmHg), serta kadar hemoglobin minimal 12,5 g/dL untuk wanita dan 13 g/dL untuk pria. Ini adalah indikator utama bahwa tubuh pendonor cukup kuat dan sehat untuk menyumbangkan darah. Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat digital dan hasil langsung diverifikasi oleh dokter. Jika tekanan darah tidak memenuhi standar, pendonor akan diarahkan untuk menunda donor hingga kondisi stabil. 4. Tidak Sedang Sakit atau Dalam Pengobatan Pendonor tidak boleh sedang flu, batuk, demam, atau mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam tiga hari terakhir. Beberapa obat dapat memengaruhi kualitas darah yang didonorkan. Ini adalah bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan penerima darah, sehingga kejujuran dan keterbukaan sangat penting saat mengisi formulir kesehatan. Dalam event 22 Juni, briefing ini disampaikan di awal oleh tim medis secara langsung kepada seluruh peserta. 5. Tidak Memiliki Riwayat Penyakit Menular Ketentuan donor darah selanjutnya adalah bebas dari penyakit menular seperti HIV, Hepatitis B dan C, serta sifilis. Riwayat transfusi darah dalam enam bulan terakhir juga diperhatikan. Semua darah yang didonorkan akan diuji di laboratorium, tetapi langkah skrining awal menjadi bagian penting dari protokol keselamatan. Kepatuhan terhadap ketentuan ini turut menjaga kepercayaan publik terhadap kegiatan donor darah yang aman dan berkualitas. 6. Sudah Tidur Cukup dan Makan Sebelum Donor Tidur minimal 5–6 jam malam sebelumnya dan sarapan ringan di pagi hari menjadi syarat wajib. Ini untuk menjaga kestabilan tekanan darah dan kadar gula saat proses donor berlangsung. Kekurangan istirahat bisa menyebabkan lemas dan membuat pendonor tidak lolos pemeriksaan awal. Maka dari itu, jangan abaikan hal kecil ini. Dalam event kemarin, panitia juga menyediakan makanan ringan gratis untuk mendukung kondisi fisik peserta tetap optimal. 7. Interval Donor Teratur dan Tidak Terlalu Sering Pria dapat berdonor setiap 12 minggu dan wanita setiap 16 minggu. Memberi jeda waktu ini penting agar tubuh punya waktu cukup untuk memproduksi darah baru. Mendonorkan darah terlalu sering justru bisa berdampak negatif bagi kesehatan. Oleh karena itu, catatan donor sebelumnya juga akan diperiksa oleh petugas. Salah satu peserta yang rutin berdonor bahkan menyatakan pentingnya menjaga jeda waktu sesuai ketentuan donor darah, agar manfaat donor tetap maksimal tanpa membahayakan diri. Kesimpulan Mematuhi ketentuan donor darah bukan hanya soal memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga tentang menjaga keselamatan pribadi dan penerima darah. Dari usia, berat badan, tekanan darah, hingga kondisi kesehatan dan istirahat sebelum donor—semuanya punya peran penting dalam keberhasilan proses donor darah. Event Setetes Darah Sejuta Nyawa ke-8 oleh Rumah Berkat bersama Rumah Sosial dan RSCM pada 22 Juni 2025 menjadi bukti nyata bahwa kegiatan donor darah dapat berjalan sukses bila didukung edukasi yang baik dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Dengan dukungan sponsor seperti FKS Food, Dimpot, dan lainnya, kegiatan tersebut menjadi inspirasi bagi banyak komunitas lainnya untuk mengadakan aksi serupa. Semoga setelah membaca artikel ini, kamu merasa lebih siap dan percaya diri untuk menjadi pendonor yang bertanggung jawab. Mari bantu sesama dengan cara yang benar dan aman—mulai