Gulkarmat Jaktim evakuasi mayat pria mengapung di kali Ciracas
Gulkarmat Jaktim evakuasi mayat pria di Kali Ciracas: Proses Cepat dari Laporan Warga
Gulkarmat Jaktim evakuasi mayat pria mengapung – Kasus penemuan jenazah pria yang mengapung di perairan Kali Rawa Bambon berhasil ditangani oleh tim rescue Gulkarmat Jaktim. Evakuasi mayat pria ini berlangsung pada siang hari di wilayah RW 04, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Proses evakuasi dimulai setelah warga sekitar melaporkan temuan jenazah yang hanya terlihat bagian rambutnya di atas permukaan air sungai. Tim Gulkarmat Jakarta Timur segera merespons laporan tersebut dan meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Waktu dan Proses Evakuasi yang Dilakukan
Rezi Purnomo, Kepala regu rescue Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur sektor Ciracas, memberikan keterangan mengenai proses evakuasi yang dilakukan. Menurut Rezi, tim mereka menerima laporan dari warga sekitar pukul 13.00 WIB mengenai temuan mayat mengapung di bantaran kali. Setelah menerima informasi tersebut, petugas segera mempersiapkan peralatan dan meluncur ke TKP di Rawa Bambon, Ciracas.
“Laporan dari warga sekitar jam 13.00 WIB temuan mayat mengapung di bantaran kali dan hanya terlihat bagian rambut saja, kita persiapan meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) di Rawa Bambon, Ciracas ini,” jelas Rezi.
Proses evakuasi berjalan dengan lancar setelah tim mencapai lokasi. Petugas langsung mengeluarkan kantong jenazah dan mengangkat tubuh almarhum dari bantaran sungai. Seluruh proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan efisien untuk memastikan jenazah dapat dibawa ke tempat identifikasi secepat mungkin.
Identifikasi Jenazah dan Lokasi Pengiriman
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari petugas Gulkarmat, jenazah tersebut merupakan seorang laki-laki dengan perkiraan usia lebih dari 25 tahun. Saat ditemukan mengapung di air, jenazah mengenakan baju belang hitam putih dan celana pendek berwarna hitam. Kondisi jenazah hanya memperlihatkan bagian rambut di atas permukaan air, sehingga warga sekitar sempat melihat dan melaporkan temuan tersebut.
“Evakuasi mayat tersebut dan mengangkat memindahkan ke kantong mayat. Selanjutnya untuk jenis kelamin laki-laki sekitar umur 25 tahun lebih, lalu dibawa ke RS Polri untuk tindak lanjut. Setelah dievakuasi keluarganya ada,” ucap Rezi.
Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut. Proses identifikasi ini bertujuan untuk memastikan identitas lengkap almarhum serta menentukan penyebab kematian yang sebenarnya. Pihak keluarga almarhum langsung menuju rumah sakit tersebut untuk menunggu hasil proses autopsi dan konfirmasi identitas.
Respons Masyarakat dan Peran Gulkarmat
Kabar tentang penemuan jenazah menyebar cepat di kalangan warga sekitar Ciracas. Banyak warga yang berbondong-bondong menuju TKP untuk menyaksikan proses evakuasi yang sedang berlangsung. Lokasi penemuan jenazah, yaitu bantaran kali Rawa Bambon di RW 04 Kelapa Dua Wetan, menjadi pusat perhatian warga setempat selama proses evakuasi berlangsung.
Gulkarmat Jakarta Timur terus melakukan tugasnya dengan profesional dalam menangani berbagai kasus evakuasi, termasuk kasus-kasus yang melibatkan jenazah di perairan. Tim rescue selalu siap siaga untuk merespons setiap laporan yang masuk dari masyarakat. Proses evakuasi ini merupakan bagian dari tugas rutin yang dilakukan oleh petugas Gulkarmat untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat. Keberhasilan evakuasi mayat pria di Kali Ciracas menunjukkan komitmen tim Gulkarmat Jaktim dalam melayani masyarakat Jakarta Timur.
Sementara itu, pihak keluarga almarhum telah tiba di RS Polri Kramat Jati untuk menunggu proses identifikasi dan autopsi selesai. Keluarga berharap proses ini dapat berjalan lancar dan memberikan kejelasan mengenai identitas serta penyebab kematian anggota keluarganya. Seluruh proses evakuasi dan penanganan jenazah dilakukan dengan penuh tanggung jawab oleh tim Gulkarmat Jaktim.
