Special Plan: Pemkot Depok sambut baik pengembangan wisata religi Masjid At-Thohir

Special Plan: Pemkot Depok Dukung Wisata Religi Masjid At-Thohir

Special Plan – Kota Depok, Jawa Barat, kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik perhatian banyak pengunjung. Langkah strategis dalam pengembangan kawasan Masjid Jami’ At-Thohir mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, khususnya dari Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) setempat. Kepala Disporyata Kota Depok, Eko Herwiyanto, menyampaikan bahwa rencana pembangunan Museum Peradaban Islam akan menjadi salah satu faktor penting yang memperkuat daya tarik kawasan tersebut bagi para wisatawan. Program ini merupakan bagian dari Special Plan yang dirancang untuk meningkatkan sektor pariwisata di wilayah Depok.

Apresiasi Terhadap Upaya Yayasan Mochammad Thohir

Eko Herwiyanto, yang menyampaikan pernyataannya di Depok pada hari Jumat, menegaskan bahwa pengembangan kawasan wisata religi ini diyakini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Depok. Ia menjelaskan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Yayasan Mochammad Thohir dalam mengelola kawasan destinasi wisata berbasis religi ini. Menurut Eko, Special Plan ini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas wisata.

“Kami dari Disporyata sangat mengapresiasi dan mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh Yayasan Mochammad Thohir yang mengelola kawasan destinasi wisata berbasis religi ini,” ujarnya.

Menurut Eko, rencana pembangunan Museum Peradaban Islam, penambahan berbagai fasilitas pendukung, hingga hotel, menjadi nilai tambah bagi kawasan tersebut. “Ke depan ada pengembangan Museum Peradaban Islam, kemudian penambahan fasilitas lainnya, termasuk ada rencana membangun hotel. Kami sangat mendukung ini dalam rangka semakin meningkatkan kunjungan wisata di Kota Depok,” katanya. Pembangunan museum ini diharapkan dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang tertarik mempelajari sejarah Islam di Indonesia.

Peningkatan Aksesibilitas dan Koordinasi Antar-Pemerintah

Selain pengembangan fasilitas, Eko juga menyoroti pentingnya peningkatan aksesibilitas menuju kawasan Masjid Jami’ At-Thohir. Menurut dia, hal itu menjadi salah satu harapan yang disampaikan pengelola kawasan. Ia menjelaskan Pemerintah Kota Depok akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, terutama dalam penyediaan akses transportasi yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Special Plan ini juga mencakup perbaikan infrastruktur jalan dan terminal untuk memudahkan akses pengunjung.

“Terkait harapan dukungan dari Pemerintah Kota Depok, tadi ada akses transportasi, baik dalam skala kota maupun antarkota, termasuk mungkin terkait LRT dan sebagainya. Kami tidak bisa sendiri, kami akan berkoordinasi dengan perangkat daerah lainnya,” jelasnya.

Untuk program yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, lanjut Eko, Pemkot Depok menempuh mekanisme yang berlaku agar berbagai kebutuhan pengembangan kawasan wisata tersebut dapat diakomodasi. “Yang menjadi kewenangan pusat tentu ada mekanisme yang akan kami tempuh dalam rangka mengakomodasi harapan dari pengelola kawasan wisata At-Thohir ini,” jelasnya. Koordinasi ini penting untuk memastikan bahwa semua aspek pengembangan berjalan sesuai rencana dan timeline yang telah ditetapkan.

Implikasi Jangka Panjang bagi Pariwisata Depok

Pengembangan kawasan wisata religi di Masjid Jami’ At-Thohir tidak hanya berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya museum dan hotel yang direncanakan, kawasan ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pariwisata yang terintegrasi. Eko menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan pemerintah pusat akan menjadi kunci keberhasilan program ini. Special Plan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan wisata religi di kota-kota lain di Indonesia.

Masyarakat Depok dapat berharap bahwa dalam waktu dekat, kawasan Masjid Jami’ At-Thohir akan menjadi salah satu destinasi wisata religi yang paling diminati di wilayah Jawa Barat. Dengan dukungan penuh dari Disporyata dan berbagai pihak terkait, pengembangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan sektor pariwisata Kota Depok secara keseluruhan. Program ini juga akan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga lokal dan meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata yang berkembang pesat.