Penyaluran KUR tembus Rp159,8 triliun – UMKM sektor produksi mendominasi
Program KUR Capai Pencapaian Signifikan di Tengah Penguatan UMKM Nasional
Penyaluran KUR tembus Rp159 8 triliun – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi mengumumkan capaian luar biasa dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun ini. Hingga tanggal 12 Juli 2026, total penyaluran telah menyentuh angka Rp159,8 triliun. Angka ini mencerminkan kemajuan pesat mengingat program tersebut menargetkan Rp295 triliun secara keseluruhan. Dengan demikian, realisasi saat ini telah mencapai 54,2 persen dari target nasional yang ditetapkan.
Program KUR tidak hanya berhasil dalam hal volume penyaluran, tetapi juga dalam hal jangkauan masyarakat. Sekitar 2,5 juta debitur telah merasakan manfaat dari program pembiayaan ini. Angka ini menunjukkan bahwa KUR benar-benar menjangkau lapisan masyarakat yang membutuhkan akses permodalan untuk mengembangkan usaha mereka. Dari total penyaluran tersebut, sektor produksi menjadi yang paling dominan dengan nilai Rp103,2 triliun. Kontribusi sektor produksi ini mencapai 64,6 persen dari target yang dialokasikan khusus untuknya.
Aktivitas Ekonomi di Pasar Higienis Ternate
Sementara itu, di sisi lain Indonesia, kehidupan ekonomi terus berputar di Pasar Higienis, Ternate, Maluku Utara. Pada hari Selasa, 14 Juli 2026, para pedagang terlihat sibuk dengan aktivitas dagang mereka. Suasana pasar yang ramai mencerminkan semangat wirausaha yang tinggi di wilayah tersebut. Foto-foto yang diambil oleh ANTARA FOTO/Andri Saputra/tom mengabadikan momen-momen penting dalam kegiatan perdagangan sehari-hari.
Salah satu aktivitas yang terabadikan adalah seorang pedagang yang sedang menyusun gerabah tanah liat. Barang-barang kerajinan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung pasar. Selain itu, ada juga pedagang yang melayani pembeli ikan teri dengan antusias. Ikan teri merupakan komoditas penting yang banyak dicari oleh masyarakat lokal maupun wisatawan. Aktivitas ketiga yang juga terdokumentasi dengan baik adalah seorang pedagang yang menata sagu, makanan khas Ternate yang menjadi kebanggaan daerah tersebut.
Dampak Positif terhadap Sektor Produksi
Domina
