Poster film La La Land perbaiki gambar tangan datar Ryan Gosling
Poster Baru La La Land Memperbaiki Masalah Tangan Ryan Gosling yang Terkenal
Indocrowdfunding.com – Rumah produksi Lionsgate baru-baru ini memperkenalkan desain ulang poster untuk film musikal legendaris “La La Land” dalam rangka memperingati satu dekade sejak perilisannya. Perubahan visual yang paling mencolok terletak pada perbaikan posisi tangan sang aktor utama, Ryan Gosling, yang selama ini dianggap kurang sempurna. Sejak pertama kali tayang di bioskop pada tahun 2016, pose tangan Gosling yang terlihat datar telah menjadi bahan pembicaraan dan bahkan menjadi ciri khas tersendiri bagi film tersebut.
Dari “La La Hand” Hingga Perbaikan Visual
Aktor berbakat ini telah lama merasa terganggu dengan pose tangannya yang tidak terangkat dalam poster awal. Dalam sebuah wawancara yang dilansir oleh The Hollywood Reporter pada hari Selasa tanggal 21 Juli waktu setempat, Gosling mengungkapkan perasaannya secara jujur. Ia mengatakan bahwa pose tersebut sebenarnya mengurangi kesan dramatis dari gambar keseluruhan.
“Itu benar-benar merusak energi. Saya menyebutnya ‘La La Hand’,” ujar Gosling dengan santai namun tegas mengenai masalah yang telah menghantui dirinya selama bertahun-tahun.
Menurut penjelasan Gosling, ketika ia sedang melakukan adegan menari bersama aktris Emma Stone, seharusnya kedua tangan mereka terangkat ke atas sebagai bagian dari koreografi yang anggun. Namun, dalam poster yang dirilis, tangan Gosling justru dimiringkan ke arah bawah, memberikan kesan yang kurang dinamis. Meskipun banyak pihak yang mengkritik pose tersebut, Gosling awalnya merasa yakin bahwa hal itu justru memberikan karakter unik tersendiri.
“Meskipun semua orang mengatakan itu tidak keren. Saya yakin itu lebih keren,” kata Gosling saat membela pose tangannya yang kontroversial tersebut.
Perbaikan dan Pengakuan Diri
Seiring berjalannya waktu, ketika Gosling meninjau kembali poster tersebut dengan mata yang lebih terbuka, ia akhirnya mengakui bahwa versi dengan tangan terangkat memang akan terlihat lebih menarik secara visual. Langkah konkret untuk memperbaiki masalah ini telah dilakukan oleh sang aktor melalui media sosial. Pada tanggal 16 Maret lalu, Gosling menampilkan gerakan “La La Hand” yang sudah diperbaiki dalam sebuah video promosi untuk film terbarunya, “Project Hail Mary”, yang ia unggah di akun Instagram pribadinya.
Perubahan visual ini tidak hanya sekadar perbaikan estetika, tetapi juga merupakan bentuk penutupan bagi Gosling terhadap masalah yang telah menjadi bagian dari identitas film tersebut selama satu dekade. Poster terbaru ini dirilis secara bersamaan dengan kembalinya “La La Land” ke layar lebar melalui jaringan AMC Theatres, yang dimulai pada tanggal 16 Agustus. Pengumuman ini tentu saja menjadi kabar gembira bagi para penggemar yang ingin merasakan kembali keajaiban film tersebut di bioskop.
Warisan Film dan Pencapaian Luar Biasa
“La La Land” yang disutradarai oleh Damien Chazelle menceritakan kisah romantis antara Mia, seorang aktris muda dengan ambisi besar yang diperankan oleh Emma Stone, dan Sebastian, seorang musisi jazz yang diperankan oleh Ryan Gosling. Keduanya mengejar impian Hollywood mereka sambil perlahan jatuh cinta satu sama lain. Film ini berhasil meraih pengakuan internasional yang luar biasa dengan memenangkan enam piala Oscar, termasuk kategori sutradara terbaik, sinematografi terbaik, dan aktris terbaik untuk Emma Stone.
Dari segi komersial, film ini juga menunjukkan performa yang sangat memuaskan. Laporan menyebutkan bahwa “La La Land” berhasil mengumpulkan total pendapatan sebesar 447 juta dolar Amerika Serikat dari penayangan di berbagai negara di seluruh dunia. Angka ini sangat impresif mengingat anggaran produksinya hanya sebesar 30 juta dolar. Kesuksesan ini tidak hanya terbatas pada layar lebar, tetapi juga merambah ke berbagai medium lainnya.
Selain itu, sebuah adaptasi teater musikal berdasarkan film “La La Land” juga sedang dalam tahap pengembangan. Meskipun tanggal resmi perilisannya belum diumumkan secara formal, keberadaan proyek ini menunjukkan bahwa cerita Mia dan Sebastian masih memiliki daya tarik yang kuat bagi penonton dari generasi ke generasi. Kehadiran teater musikal ini diharapkan dapat membawa pengalaman baru bagi para penggemar yang ingin merasakan keajaiban “La La Land” secara langsung di panggung pertunjukan.
