Kemnaker perluas sasaran MagangHub bagi lulusan pendidikan profesi

Kemnaker Perluas Akses Program MagangHub untuk Lulusan Pendidikan Profesi

Indocrowdfunding.com – Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi memperluas cakupan sasaran program Magang Nasional atau yang dikenal dengan MagangHub untuk tahun 2026. Langkah strategis ini membuka peluang lebih luas bagi para lulusan pendidikan profesi, termasuk mereka yang menempuh jalur profesi kesehatan, pendidikan, akuntansi, teknik, serta berbagai bidang profesi lainnya. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pengalaman praktik langsung di dunia kerja.

Ketentuan Baru bagi Peserta Pendidikan Profesi

Darmawansyah, selaku Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, menjelaskan bahwa peserta yang berasal dari jalur pendidikan profesi kini dapat mengikuti program magang dengan ketentuan khusus. Syarat utamanya adalah sertifikat profesi harus telah diperoleh paling lama dalam jangka waktu dua tahun setelah tanggal kelulusan diploma atau sarjana. Kebijakan ini dirancang khusus untuk mengakomodasi karakteristik unik dari pendidikan profesi yang menuntut penguatan pengalaman praktik sebelum peserta benar-benar memasuki dunia kerja secara penuh.

“Kebijakan ini disusun untuk mengakomodasi karakteristik pendidikan profesi yang memerlukan penguatan pengalaman praktik sebelum memasuki dunia kerja secara penuh,” kata Darmawansyah dalam keterangannya yang diterima di Denpasar, Bali, Kamis.

Perbaikan Regulasi dan Peningkatan Kualitas Program

Di sisi lain, Darmawansyah juga menyampaikan bahwa Kemnaker telah menghadirkan sejumlah penyempurnaan regulasi serta petunjuk teknis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program Magang Nasional 2026, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta maupun mitra penyelenggara. Salah satu penyempurnaan penting adalah pemberian kesempatan kepada seluruh peserta untuk mengikuti uji sertifikasi kompetensi yang diselenggarakan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah menyelesaikan masa magang.

Sertifikat kompetensi tersebut, lanjut dia, diharapkan menjadi nilai tambah bagi peserta dalam meningkatkan daya saing di pasar kerja. Selama enam bulan mengikuti program, peserta memperoleh uang saku yang besarannya mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sesuai lokasi mitra penyelenggara. Selain itu, peserta juga mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Koordinasi dan Pemantauan Berkala

Untuk mendukung kualitas pelaksanaan program, Kemnaker meningkatkan koordinasi dengan dinas yang membidangi ketenagakerjaan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Pemantauan dilakukan secara berkala guna memastikan proses pembimbingan oleh mentor berjalan sesuai kurikulum serta mitra penyelenggara menyediakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan mendukung proses pembelajaran peserta.

Petunjuk teknis terbaru juga mengakomodasi mitra penyelenggara yang menerapkan sistem kerja enam hari dalam sepekan. Pengaturannya mencakup durasi dan jadwal kerja peserta, hak atas waktu istirahat, penyesuaian jam kerja sesuai ketentuan ketenagakerjaan, hingga mekanisme pengunduran diri maupun pemberhentian peserta beserta hak dan kewajiban masing-masing pihak. Pengaturan tersebut juga mencakup pelaksanaan magang pada masa cuti bersama, hari libur nasional, maupun kondisi khusus lainnya.

Ketentuannya meliputi penyesuaian jadwal, perhitungan masa magang, pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama periode libur, serta pemenuhan hak peserta sehingga penyelenggaraan MagangHub dapat berlangsung lebih tertib, efektif, dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh pihak.

Jadwal Pendaftaran MagangHub 2026

Sementara itu, pendaftaran peserta program Magang Nasional Angkatan II/Tahun 2026 Tahap 1 masih dibuka hingga 28 Juli 2026. Informasi mengenai persyaratan, tahapan pelaksanaan, serta tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi di https://maganghub.kemnaker.go.id. Para lulusan pendidikan profesi yang tertarik untuk mengikuti program ini disarankan untuk segera mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan agar tidak melewatkan kesempatan berharga ini.