Hoki Indonesia Tetap Perlu Berjuang Keras Hadapi Thailand
Jakarta – Muhammad Dharma Raj, pelatih tim nasional hoki putra Indonesia, menegaskan bahwa timnas membutuhkan usaha tambahan saat menghadapi Thailand di pertandingan penutup Pool A kualifikasi Asian Games 2026. Meskipun baru saja meraih kemenangan penting melawan Kazakhstan dengan skor 4-3, tantangan terbesar masih menanti dalam laga di Royal Thai Air Force Hockey Field, Bangkok, Senin (6/4).
“Timnas kita harus menunjukkan performa terbaik. Karena lawannya adalah tuan rumah Thailand yang tidak memainkan pertandingan hari ini. Jika menang, kita langsung aman ke semifinal dan memastikan tiket ke Asian Games 2026. Namun, jika imbang atau kalah, nasib kita bergantung pada hasil laga Oman vs Kazakhstan dan Thailand vs Hong Kong,” kata Dharma dalam pernyataan resmi, Minggu.
Indonesia kini berada di peringkat dua klasemen sementara Pool A, dengan enam poin dari tiga pertandingan. Oman memimpin dengan poin yang sama, sementara Hong Kong dan Kazakhstan masing-masing mengantungi satu poin. Dharma menyoroti bahwa tim lain di Pool A baru menyelesaikan dua pertandingan, sehingga masih menyisakan dua laga yang akan berlangsung.
Pelatih mengingatkan bahwa mental pemain menjadi faktor kritis untuk menghadapi tekanan pertandingan krusial. “Kemenangan atas Kazakhstan belum cukup. Pertandingan melawan Thailand lebih sulit, terutama dengan dukungan publik tuan rumah,” jelasnya. Ia menekankan bahwa konsistensi dan fokus perlu dipertahankan agar Indonesia tidak tergantung pada hasil pertandingan tim lain.
Persaingan di Pool B Juga Ketat
Di Pool B, persaingan tetap sengit. Sri Lanka memimpin klasemen dengan enam poin, diikuti Uzbekistan dan Bangladesh yang sama-sama mengoleksi tiga poin. Taiwan berada di posisi terbawah tanpa poin. Pertandingan terakhir Pool B akan mempertemukan Bangladesh vs Uzbekistan serta Taiwan vs Sri Lanka, yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (6/4).
