Serangan Udara Israel di Pinggiran Beirut Tewaskan Empat Orang
Minggu, serangan udara Israel di wilayah selatan Beirut menyebabkan empat korban tewas dan 30 orang terluka, menurut informasi dari layanan ambulans Lebanon yang diberikan kepada RIA Novosti. Sumber tersebut menyatakan, “Empat korban tewas, 30 orang terluka akibat serangan udara Israel di Jnah.” Menurut mereka, jumlah korban bisa berubah. Sebelumnya, seorang koresponden RIA Novosti melaporkan bahwa Angkatan Udara Israel menyerang area pinggiran selatan Beirut.
Empat korban tewas, 30 orang terluka akibat serangan udara Israel di Jnah,” kata sumber tersebut, seraya menambahkan bahwa jumlah tersebut mungkin masih bersifat sementara.
Rudal dari Israel mengenai beberapa bangunan bertingkat di wilayah Jnah dan Roueiss. Kedutaan Besar Tiongkok berada di area Jnah, sementara wilayah tersebut juga menjadi lokasi penampungan pengungsi terbesar, dengan lebih dari 8.000 warga yang berlindung di sana. Konflik antara Israel dan Hizbullah memanas sejak 2 Maret, saat gerakan Lebanon tersebut meluncurkan serangan roket ke wilayah Israel di tengah serangan militer AS dan Israel melawan Iran. Sebagai balasan, Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Lebanon, termasuk wilayah selatan negara itu dan Lembah Beqaa. Pada 16 Maret, Angkatan Bersenjata Israel secara resmi mengumumkan operasi darat di wilayah selatan Lebanon.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
