Tim Panjat Tebing Berangkat ke Tiongkok untuk Rebut Tiket Asian Games 2026
Dari Jakarta, 22 orang anggota tim panjat tebing Indonesia, yang terdiri dari ofisial, pelatih, dan atlet, telah berangkat ke Kota Meisan, Tiongkok, untuk mengikuti World Climbing Asia Championship 2026. Acara ini menjadi ajang penting bagi para atlet untuk mengamankan slot partisipasi di Asian Games 2026 yang akan diadakan di Aichi-Nagoya, Jepang, bulan September.
“Kami sudah berada di dalam pesawat, keberangkatan dilakukan pukul 22.50 WIB dan diperkirakan tiba di Kota Meisan pukul 05.50 waktu setempat,” jelas Wahyu Pristiawan Buntoro, Ketua Delegasi sekaligus Manajer Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia, dalam pernyataan yang diberikan kepada ANTARA, Minggu malam.
Pelatih disiplin speed, Galar Pandu Asmoro, menambahkan bahwa seluruh atlet akan menghabiskan waktu untuk pemulihan setelah perjalanan jarak jauh. “Mereka akan beristirahat sambil menyesuaikan kondisi cuaca dan lingkungan di sini,” ujarnya.
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengirimkan 16 atlet untuk berlaga dalam ajang kualifikasi tersebut. Kompetisi yang berlangsung 7-12 April ini menentukan siapa yang berhak tampil di Asian Games 2026. Atlet putra dan putri dalam disiplin speed harus masuk delapan besar, sementara di kategori lead dan boulder, targetnya adalah mencapai peringkat keenam.
Atlet yang Berangkat
Untuk disiplin speed, tim mengirimkan lima atlet putra: Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Aditya Tri Syahria. Di sektor putri, empat atlet terdaftar: Rajiah Sallsabillah, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, serta Berthdigna Devi Surya Kusuma.
Tim Lead dan Boulder
Disiplin lead terdiri dari lima atlet putra: Musauwir, Mahesa Caesar, Muhammad Ramzi Firmansyah, Muhammad Rizky Syahrafli, dan Raviandi Ramadhan (yang juga mengikuti kategori boulder). Di sektor putri, dua atlet terpilih: Nur Diatul Jannah dan Alma Ariella Tsany.
Saat ini, tiga atlet Merah Putih telah memastikan diri tampil di Asian Games 2026. Mereka adalah Putra Tri Ramadani (lead putra), Sukma Lintang Cahyani (lead putri), serta Ravianto Ramadhan (boulder putra).
