Solving Problems: Polisi selidiki pria yang ditemukan tewas di Duren Sawit
Polisi selidiki pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal di Duren Sawit
Kasus kematian di Jalan Swadaya VII
Jakarta – Tim polisi sedang mengejar kebenaran terkait penemuan mayat seorang pria tanpa identitas di Jalan Swadaya VII, Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin pagi. Menurut Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno, petugas sudah memeriksa lokasi kejadian dan mengirimkan jasad korban ke Rumah Sakit Polri untuk pemeriksaan visum et repertum.
“Identitas korban masih dalam investigasi. Kami juga mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga segera melapor ke polisi terdekat,” terang Sutikno.
Penyelidikan belum menemukan petunjuk kuat mengenai latar belakang korban. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari warga. Korban dievakuasi ke rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian, meski tidak ditemukan dokumen seperti KTP atau surat identitas lainnya di lokasi.
Pengakuan saksi dan proses laporan
Kasus ini pertama kali dilaporkan oleh warga yang melihat korban sudah tergeletak sejak dini hari. Salah satu saksi, Sumansi, mengatakan bahwa ia melihat pria tersebut sekitar pukul 04.30 WIB saat hendak berbelanja. “Saya lewat sekitar setengah lima dan melihatnya sudah ada di situ. Posisinya seperti tiduran, di dekatnya ada dua botol minuman,” ujar Sumansi.
“Ada dua orang mencoba bangunkan, tapi tidak ada respons. Akhirnya kami laporkan ke RT,” tambahnya.
Laporan tersebut selanjutnya disampaikan ke pihak kepolisian. Petugas dari puskesmas dan anggota Polsek langsung datang ke lokasi untuk pemeriksaan awal sebelum memulangkan jasad korban ke rumah sakit. Polisi kini masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman CCTV untuk memahami aktivitas terakhir korban.
Tim juga berkoordinasi dengan rumah sakit serta instansi terkait guna membandingkan data orang hilang yang mungkin terkait dengan korban. Sutikno menegaskan bahwa penyelidikan akan terus dilakukan hingga menemukan fakta-fakta yang menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana atau faktor lain yang menyebabkan kematian.
