Latest Program: Kemarin, sebagian Sumatera gelap hingga MTQ internasional di Istiqlal

Peristiwa dan Berita Utama di Indonesia pada Jumat

MTQ Internasional di Masjid Istiqlal Akan Menghadirkan Peserta dari Sembilan Negara

Latest Program – Pemuda Masjid Dunia (Pemuda Masjid Dunia) melaksanakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada 23–25 Mei 2026. Acara ini dihadiri oleh peserta dari sembilan negara dan 28 provinsi di Indonesia. Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus menegaskan bahwa MTQ tersebut bertujuan memperkuat persatuan generasi muda Muslim serta mendorong rasa persaudaraan dalam dunia Islam.

“Pelaksanaan MTQ Internasional ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat persatuan generasi muda Muslim dari berbagai negara,” jelas Said Aldi Al Idrus.

Dalam perayaan ini, peserta dari berbagai belahan dunia akan memperebutkan gelar terbaik di bidang membaca dan menghafal Al-Qur’an. Acara tersebut diharapkan menjadi platform untuk mempromosikan nilai-nilai Islam secara global dan menumbuhkan semangat kebersamaan di antara peserta.

Kondisi Gelap Gulita di Wilayah Sumatera Akibat Gangguan Sistem Listrik

Jakarta – Jumat lalu, sebagian wilayah Sumatera mengalami kegelapan total akibat gangguan pada sistem kelistrikan. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melaporkan bahwa pemutusan pasokan tenaga listrik terjadi di Sumatera Bagian Tengah dan Utara sejak pukul 18.45 WIB, menyebabkan hambatan signifikan pada aktivitas sehari-hari masyarakat.

Direktur Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan, mengungkapkan bahwa tim teknis sedang melakukan investigasi terhadap penyebab gangguan tersebut. Menurutnya, kejadian ini terjadi sejak pukul 18.44 WIB di wilayah Riau dan sekitarnya. Saat ini, upaya pemulihan listrik masih dalam proses untuk meminimalkan dampak bagi kehidupan warga.

“Kami sedang memeriksa gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di wilayah Riau dan Sekitarnya sejak pukul 18.44 WIB,” kata Sastrawan.

BPOM Mengungkap 22 Obat Bahan Alam yang Berpotensi Berbahaya

Dalam upaya pengawasan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 22 merk Obat Bahan Alam (OBA) yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO). Hasil pemeriksaan ini dilakukan selama periode Maret 2026, dengan sebanyak 13 produk termasuk dalam kategori obat kuat.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, mengatakan di Jakarta bahwa dari 22 produk yang ditemukan, terdapat 6 merek berupa obat pegal linu, satu merk berupa obat penggemuk badan, serta 2 merk berupa obat pereda gatal. Zat-zat yang terdeteksi dalam produk tersebut mencakup sildenafil, tadalafil, nortadalafil, parasetamol, metil testosteron, deksametason, hingga mikonazol.

“Dari 22 produk yang ditemukan, sebanyak 6 merek merupakan produk pegal linu, satu merek untuk penggemuk badan, dan dua merek berupa pereda gatal,” ungkap Taruna Ikrar.

BPOM menekankan pentingnya penelusuran lebih lanjut terhadap produk-produk ini guna memastikan keamanan dan kualitasnya. Kebijakan pemeriksaan ini juga mencerminkan upaya penguatan regulasi dalam industri kesehatan, terutama terkait penggunaan bahan alam yang tidak terstandarisasi.

Calon Haji Muhammad Firdaus Ditemukan Meninggal di Tanah Suci

Jakarta – Calon haji Indonesia yang hilang di Tanah Suci, Muhammad Firdaus, akhirnya ditemukan dalam keadaan wafat di Kota Makkah. Informasi ini diumumkan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Haji dan Umrah, Moh. Hasan Afandi, yang menyebut bahwa kejadian tersebut terjadi setelah laporan dari tim lapangan dan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi.

“Bapak Muhammad Firdaus diketemukan dalam keadaan wafat berdasarkan laporan tim di lapangan dan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi,” kata Hasan Afandi.

Menurut pengakuan, Firdaus adalah salah satu anggota kloter 27 dari embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG). Kehilangan calon haji ini memicu kekhawatiran dan penelusuran intensif oleh tim khusus yang diterjunkan untuk menemukan keberadaannya.

Program MBG Tidak Melibatkan Susu Formula untuk Bayi Usia 0–6 Bulan

Badan Gizi Nasional (BGN) mengklarifikasi bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mencakup pemberian susu formula untuk bayi usia 0–6 bulan. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa kebijakan ini didasari prinsip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta regulasi nasional yang mendukung pemberian ASI eksklusif.

“Narasi yang menyebut Program MBG membagikan susu formula secara massal perlu diluruskan, karena tidak ada pemberian susu formula dalam MBG untuk bayi usia 0–6 bulan,” terang Dadan Hindayana.

Program ini dirancang untuk memberikan makanan bergizi kepada anak-anak dalam usia tertentu, dengan fokus pada asupan nutrisi yang aman dan sesuai kebutuhan pertumbuhan bayi. BGN menegaskan bahwa susu formula akan diberikan secara terpisah dalam program yang berbeda, sesuai dengan panduan medis dan kebijakan pemerintah.

Kebijakan BGN untuk Memastikan Kesehatan Anak-anak

Dalam menjalankan tugasnya, BGN mengutamakan kebijakan yang mengedepankan kesehatan anak-anak sejak dini. Pemberian ASI eksklusif dinyatakan sebagai langkah penting untuk melindungi bayi dari risiko nutrisi yang tidak tepat. Dadan Hindayana menambahkan bahwa Program MBG menjadi salah satu alat untuk memastikan keluarga miskin atau tidak mampu mendapatkan makanan yang memadai.

Program ini juga diharapkan mendorong kebiasaan makan yang sehat dan seimbang di kalangan anak-anak. Selain itu, BGN berkomitmen untuk terus memantau dan menyesuaikan kebijakan sesuai dengan perkembangan ilmu gizi serta kebutuhan masyarakat.

Hasil Investigasi BPOM dan Langkah Selanjutnya

BPOM menegaskan bahwa investigasi terhadap 22 obat bahan alam telah memperlihatkan risiko kesehatan yang signifikan. Selain obat kuat, produk-produk yang ditemukan juga termasuk pereda gatal dan obat pegal linu, yang mungkin mengandung zat aktif berlebihan. Menurut Taruna Ikrar, zat-zat tersebut dapat memengaruhi kesehatan pengguna, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan atau tidak teratur.

Kebijakan ini dianggap penting untuk melindungi masyarakat dari efek samping yang tidak ter