Menikmati keindahan terumbu karang dan hutan mangrove di Berau
Menikmati keindahan terumbu karang dan hutan mangrove di Berau
Menikmati keindahan terumbu karang dan hutan – Berau, sebuah kabupaten di Kalimantan Timur, menjadi destinasi alam yang menawarkan pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan. Tempat ini memiliki dua keunikan utama: keindahan terumbu karang yang terkenal serta hutan mangrove yang menyimpan keanekaragaman hayati luar biasa. Kombinasi antara ekosistem laut dan daratan ini membuat Berau menjadi lokasi yang ideal untuk menjelajah alam sambil memahami pentingnya konservasi lingkungan. Terumbu karang dan hutan mangrove tidak hanya mempesona secara estetika, tetapi juga memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi sumber daya alam.
Segitiga Terumbu Karang Global
Perairan Berau terletak dalam wilayah segitiga terumbu karang global, yang menghubungkan Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Area ini menjadi jalur migrasi spesies laut bernilai tinggi, seperti ikan-ikan langka, koral, dan satwa laut lainnya yang berperan penting dalam menjaga keanekaragaman hayati laut. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kawasan ini menyimpan sekitar 397 spesies yang dapat ditemukan di sekitar ekosistemnya. Wisatawan yang menyelam di sini akan dibawa ke dunia bawah air yang kaya akan kehidupan, seperti di perairan Pulau Balikukup.
Wisatawan melihat terumbu karang saat menyelam di perairan Pulau Balikukup, Berau, Kalimantan Timur, Senin (1/6/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/YU
Hutan Mangrove yang Menjadi Mata Air Ekosistem
Hutan mangrove di Sigending, Biduk-biduk, Berau, adalah salah satu bagian penting dari kekayaan alam yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Wilayah ini memiliki luas 17.704 hektar dan merupakan habitat bagi berbagai spesies, termasuk 72.505 ton CO2e yang dapat diserap setiap tahun. Konservasi hutan mangrove tidak hanya melindungi keanekaragaman hayati, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal melalui pariwisata dan pertanian. Wisatawan bisa menikmati keindahan alam hutan mangrove dengan berjalan kaki atau mengikuti tur dengan pemandu lokal.
Sejumlah Bekantan (Nasalis larvatus) berada di dahan pohon mangrove, di hutan Sigending, Biduk-biduk, Berau, Kalimantan Timur, Senin (1/6/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/YU
Keberagaman Hayati Bawah Air dan Manfaatnya
Kabupaten Berau juga dikenal sebagai tempat yang kaya akan keanekaragaman hayati laut. Di sini, pengunjung dapat menyaksikan spesies seperti penyu yang sering berenang di perairan Balikukup, serta ikan-ikan langka yang hidup dalam ekosistem terumbu karang. KKP menegaskan bahwa kawasan ini berperan kritis dalam menjaga kualitas air laut, menopang sumber daya perikanan, dan melindungi kehidupan laut dari ancaman perubahan iklim. Menikmati keindahan terumbu karang dan hutan mangrove di Berau bukan hanya sekadar aktivitas wisata, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap lingkungan.
Seekor penyu berenang di perairan Pulau Balikukup, Berau, Kalimantan Timur, Senin (1/6/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/YU
Pengalaman Wisata yang Berkelanjutan
Menikmati keindahan terumbu karang dan hutan mangrove di Berau bisa dilakukan dengan berbagai cara. Selain menyelam, wisatawan juga bisa menjelajah hutan mangrove melalui jalur kaki, menjumpai satwa liar seperti Bekantan yang hidup di antara rindangnya pohon mangrove. Pariwisata alam ini tidak hanya memperkaya pengalaman liburan, tetapi juga mendorong pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Dengan memahami fungsi hutan mangrove dan terumbu karang, wisatawan bisa berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Eksplorasi Ekosistem Terpadu
Berau menjadi contoh nyata tentang ekosistem yang terpadu antara laut dan daratan. Terumbu karang, yang dikenal sebagai basis kehidupan laut, berinteraksi langsung dengan hutan mangrove yang berfungsi sebagai pelindung pantai. Keduanya membentuk tata kelola lingkungan yang seimbang, dan pengunjung bisa mengalami keindahan alam ini secara langsung. Dengan keanekaragaman hayati yang luar biasa, Berau menjadi tujuan wisata yang layak untuk dikunjungi.
Pentingnya Pariwisata untuk Ekonomi dan Konservasi
Berau menawarkan kesempatan untuk menggabungkan pariwisata alam dengan pendidikan lingkungan. Menikmati keindahan terumbu karang dan hutan mangrove di sini tidak hanya memberikan pengalaman visual yang memukau, tetapi juga edukasi tentang pentingnya konservasi. Masyarakat lokal semakin mengembangkan usaha pariwisata yang ramah lingkungan, seperti penginapan berbasis ekosistem atau aktivitas wisata edukatif. Dengan mendukung pariwisata yang berkelanjutan, pengunjung dapat memastikan bahwa keindahan alam Berau tetap terjaga untuk generasi mendatang.
