Topics Covered: Prabowo dijadwalkan hadir pada puncak PENAS KTNA XVII di Gorontalo

Prabowo Dijadwalkan Hadir pada Puncak PENAS KTNA XVII di Gorontalo

Topics Covered – Gorontalo – Presiden Prabowo Subianto akan menjadi salah satu pembicara utama dalam puncak acara Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII yang akan diadakan di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada 24 Juni 2026. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengungkapkan bahwa kehadiran Prabowo telah ditetapkan berdasarkan hasil pertemuan antara panitia pusat, panitia daerah, dan pemerintah lokal yang mempersiapkan penyelenggaraan acara tersebut. “Panitia pusat telah memberikan arahan bahwa pembukaan PENAS akan dilakukan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Namun, untuk acara utama pada 24 Juni, Presiden dijadwalkan hadir,” jelas Gusnar, Jumat (5/6). Ia menekankan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat persiapan menjelang penyelenggaraan kegiatan nasional yang diharapkan dapat menjadi pusat pertemuan para petani, nelayan, penyuluh pertanian, akademisi, pelaku usaha, serta perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia.

PENAS KTNA XVII: Agenda Strategis Nasional

PENAS Petani dan Nelayan XVII direncanakan berlangsung selama lima hari, mulai dari 20 hingga 25 Juni 2026, di kawasan Gelar Olah Raga (GOR) David-Tony, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Panitia penyelenggara menyatakan bahwa sekitar 13.000 peserta akan menghadiri rangkaian kegiatan ini. Peserta terdiri dari petani, nelayan, penyuluh pertanian, kepala daerah, serta perwakilan organisasi dan lembaga terkait. Acara ini tidak hanya menjadi forum pertukaran pengetahuan dan teknologi pertanian, tetapi juga akan menampilkan inovasi, teknologi terbaru, serta pameran produk unggulan dari sektor pertanian dan perikanan.

“Kami berharap Bapak Presiden dapat hadir karena PENAS merupakan agenda strategis nasional yang menjadi ajang bertemunya pelaku utama dan pelaku usaha sektor pertanian serta perikanan dari seluruh Indonesia,” ujar Gusnar. Ia menjelaskan bahwa acara ini memainkan peran penting dalam menyebarluaskan kebijakan dan program pemerintah terkait pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Dalam beberapa tahun terakhir, KTNA telah menjadi wadah penting bagi para petani dan nelayan untuk menyalurkan aspirasi, berbagi pengalaman, serta mengakses sumber daya yang dibutuhkan. Kehadiran Presiden Prabowo pada puncak PENAS XVII diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih besar, khususnya dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan pemerintah pusat dalam mendukung sektor pertanian dan perikanan. Gusnar menambahkan bahwa pemerintah daerah secara aktif bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan mencapai tujuannya.

PENAS KTNA XVII juga akan menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha di sektor pertanian dan perikanan untuk berdiskusi serta menjajaki peluang kerja sama. Acara ini dirancang sebagai platform komprehensif yang menyerap berbagai aspek, seperti teknologi pertanian, inovasi produk, serta pola pengelolaan sumber daya alam. Selain itu, akan diadakan serangkaian workshop dan dialog interaktif yang bertujuan meningkatkan kapasitas para peserta. Gusnar mengatakan bahwa penyelenggaraan PENAS XVII tidak hanya menjadi momen rutin, tetapi juga mendorong kolaborasi antarwilayah untuk menciptakan solusi terhadap tantangan yang dihadapi oleh sektor pertanian nasional.

Menurut informasi yang dihimpun, acara ini akan dibuka pada 20 Juni 2026 oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Puncak kegiatan akan menjadi fokus utama, dengan kehadiran Presiden sebagai penghormatan tertinggi. Pemerintah daerah setempat menyatakan bahwa acara ini memiliki makna penting dalam membangun kemitraan antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. “Kehadiran Presiden pada puncak PENAS XVII akan menjadi penutup yang menggembirakan bagi seluruh peserta dan masyarakat Gorontalo,” tambah Gusnar. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap isu ketahanan pangan dan pengembangan pertanian.

Kehadiran Prabowo di acara tersebut dianggap sebagai pengakuan terhadap pentingnya sektor pertanian dan perikanan dalam perekonomian nasional. Sebagai tokoh politik yang memiliki pengalaman dalam bidang pertanian, Prabowo kemungkinan akan menyampaikan pandangan strategis serta program kerja yang bisa mendukung keberlanjutan sektor tersebut. Gusnar berharap kehadiran Presiden dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran pemerintah daerah dalam mempromosikan hasil pertanian Gorontalo ke tingkat nasional. “Selain itu, Presiden akan berkesempatan untuk melihat langsung inovasi yang telah diterapkan oleh masyarakat Gorontalo,” katanya.

PENAS KTNA XVII di Gorontalo juga akan menjadi momen untuk mengevaluasi keberhasilan program pemerintah sebelumnya. Pihak panitia mengatakan bahwa acara ini akan menampilkan berbagai bentuk keterlibatan masyarakat, seperti kerja sama antarpetani, penyuluh, dan pengusaha. Dengan menghadirkan Presiden pada puncak acara, diharapkan muncul langkah-langkah konkret yang bisa diterapkan di berbagai daerah. Gusnar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat pedesaan dan pelaku sektor pertanian. “PENAS XVII di Gorontalo menjadi contoh bagaimana kebijakan nasional bisa diimplementasikan secara efektif di tingkat lokal,” tuturnya.

Menyusul keberhasilan penyelenggaraan PENAS KTNA sebelumnya, Gorontalo dianggap sebagai daerah yang mempunyai potensi besar dalam mengembangkan pertanian dan perikanan. Pemerintah daerah berharap melalui acara ini, daerah lain dapat meniru inovasi yang telah diterapkan di Gorontalo. Selain itu, kegiatan ini akan menjadi sarana penguatan kemitraan antarwilayah, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menyelesaikan tantangan sektor pertanian Indonesia. Gusnar menambahkan bahwa partisipasi peserta yang signifikan menunjukkan minat tinggi terhadap acara ini, yang diharapkan menjadi bagian penting dari kebijakan nasional.