Pangkogabwilhan III serahkan jenazah pilot korban KKB kepada AMA

Pangkogabwilhan III Serahkan Jenazah Pilot Korban KKB ke AMA

Pangkogabwilhan III serahkan jenazah pilot korban – Jayapura, Jumat – Serah terima jenazah pilot Nicholas F. Goselin, seorang penerbang asal Amerika Serikat yang gugur akibat serangan kelompok kriminal bersenjat (KKB) di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, telah dilakukan oleh Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, kepada Uskup Jayapura Yanuarius Theofilus Matopai You, yang mewakili Perusahaan Umum (PT) AMA, di Base Ops Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Jumat malam. Upacara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat militer dan menjadi bagian dari proses evakuasi yang berlangsung setelah insiden tersebut terjadi.

Proses Evakuasi dan Perjalanan Jenazah

Pilot Nicholas, yang sedang menjalankan misi kemanusiaan di daerah terpencil, ditemukan dalam kondisi meninggal setelah tertembak oleh anggota KKB. Jenazahnya dievakuasi oleh personel Koops TNI Habema dari lokasi kejadian pada hari Jumat dan kemudian dibawa ke Timika sebelum akhirnya diterbangkan ke Jayapura. Penyerahan jenazah keAMA menandai penyelesaian seluruh proses evakuasi yang telah berlangsung selama beberapa hari.

Komentar Pangkogabwilhan III tentang Serangan KKB

Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto mengekspresikan kekecewaannya atas insiden yang mengakibatkan kematian pilot tersebut. Menurutnya, pilot yang menggunakan pesawat Pilatus sedang menjalankan tugas untuk melayani masyarakat di daerah terpencil, dan serangan KKB menunjukkan upaya untuk mengganggu kegiatan kemanusiaan. “Kita sudah menyaksikan rilis dari KKB pimpinan Elkius Kobak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pilot yang sedang melaksanakan tugas kemanusiaan,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Misi Kemanusiaan AMA dan Netralitasnya

Uskup Jayapura Yanuarius Theofilus Matopai You, yang juga menjabat Komisaris Utama PT AMA, menegaskan bahwa misi organisasi yang ia representasikan adalah kemanusiaan murni. Ia menyangkal adanya peran personel TNI, Polri, atau KKB dalam operasi pelayanan masyarakat yang dijalankan oleh AMA. “Misi kami adalah misi yang mulia untuk pekabaran Injil sehingga selalu menjaga netralitas,” jelas Uskup You, yang menekankan bahwa AMA tidak pernah melibatkan pasukan militer dalam aktivitasnya di pedalaman Papua.

Konteks Serangan KKB dan Tugas TNI

Dalam pidatonya, Lucky Avianto menyoroti peran TNI dalam menjaga keamanan wilayah Papua. Ia menyatakan bahwa seluruh prajurit TNI yang bertugas berkomitmen untuk melindungi Tanah Papua dan mengamankan masyarakat dari ancaman kelompok kriminal. “TNI akan terus menjaga keamanan di Tanah Papua agar tetap aman,” tegasnya, menyoroti bahwa upaya evakuasi dan penyerahan jenazah merupakan bentuk respons TNI terhadap situasi yang terjadi.

Langkah Selanjutnya Setelah Penyerahan Jenazah

Setelah jenazah Nicholas diserahkan keAMA, langsung dibawa ke hanggar organisasi tersebut untuk dilakukan ibadah bersama. Acara ini dihadiri oleh warga sekitar, tokoh masyarakat, serta anggota KKB yang juga terlibat dalam serangan. Setelah ibadah, jenazah pilot akan diantar ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tim dokter di RS Bhayangkara masih melakukan otopsi jenazah Nicholas guna memastikan penyebab kematian dan mencari bukti terkait serangan.

Proses Evakuasi yang Berlangsung Lengkap

Penyerahan jenazah Nicholas kepada AMA merupakan bagian dari upaya untuk menyelesaikan proses evakuasi yang terhambat oleh kondisi medis dan lingkungan setelah kejadian. Menurut Lucky Avianto, langkah ini memastikan bahwa jenazah dapat disampaikan kepada keluarga dan komunitas yang terlibat langsung dalam misi tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menangani insiden, termasuk anggota TNI yang berjuang untuk mengamankan area dan memfasilitasi pengangkutan jenazah.

Uskup You: Misi AMA Tidak Terkait dengan KKB

Uskup Jayapura Yanuarius Theofilus Matopai You menjelaskan bahwa AMA, sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang kemanusiaan, memiliki komitmen untuk tidak terlibat dalam konflik politik atau agama. “Misi kami adalah mengangkat peradaban dan pembangunan manusia di daerah terpencil, sehingga dalam pelayanan pesawat tidak pernah membawa personel militer atau polisi,” katanya. Ia menambahkan bahwa penyebab kecelakaan dan penembakan oleh KKB adalah faktor terpisah dari operasi kemanusiaan yang dijalankan AMA.

Kesiapan Masyarakat untuk Menyambut Jenazah

Sebelum penyerahan, jenazah pilot Nicholas telah dijemput oleh tim evakuasi yang dipimpin oleh Koops TNI Habema. Selama perjalanan dari Balinggama ke Jayapura, jenazah dijaga secara ketat untuk mencegah kerusakan tambahan. Masyarakat setempat turut serta dalam mengawasi proses ini, menunjukkan dukungan terhadap upaya evakuasi dan penyerahan jenazah. Uskup You juga menyampaikan harapan bahwa insiden ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk menjaga kerukunan dan kesatuan di Tanah Papua.

Respon dari KKB dan TNI

Dalam pernyataannya, KKB yang pimpinan Elkius Kobak mengakui tanggung jawab atas serangan yang menewaskan pilot Nicholas. Kelompok ini menyatakan bahwa aksi mereka bertujuan untuk menghentikan kegiatan kemanusiaan yang dianggap mengganggu kepentingan lokal. Sementara itu, TNI menegaskan bahwa prajurit tetap berada di garis depan untuk melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas di wilayah Papua. “TNI akan terus menjaga keaman