Bagas Jadi Harapan Terakhir Indonesia di Final Ruichang China Masters
Ruichang Sports Park Gym, China – Prahdiska Bagas Shujiwo, tunggal putra Indonesia, menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa pada babak final Ruichang China Masters 2026, yang diadakan di Ruichang Sports Park Gym, China, Minggu (15/3). Pemain berusia 21 tahun ini lolos ke final tanpa harus bertanding di babak semifinal, Sabtu, setelah lawannya dari Korea Selatan, Park Sang-yong, mengundurkan diri.
Dalam pertandingan puncak, Bagas akan menghadapi pemain lokal Sun Chao, yang merupakan juara bertahan. Pertemuan ini menawarkan tantangan khusus, karena Sun dikenal mendapat dukungan besar dari penonton tuan rumah.
Pada hari ini, dua wakil Indonesia lainnya harus berhenti di babak semifinal. Tunggal putri Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi terpaksa mundur saat bertanding melawan Xu Wen Jing (China). Dhinda tertinggal 3-11 di gim pertama sebelum memutuskan untuk berhenti. Sementara itu, pasangan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu kalah dari Liao Li Xi/Shen Shi Yao (China) setelah pertandingan berlangsung dalam tiga gim dengan skor 17-21, 21-9, 19-21.
Dalam hal peringkat, Bagas berada di posisi ke-45, jauh lebih baik dibandingkan Sun yang menempati peringkat 175. Meski demikian, faktor nonteknis seperti suasana pertandingan dan dukungan publik diperkirakan akan memengaruhi performa pemain Indonesia tersebut.
China menunjukkan dominasi signifikan dalam turnamen ini dengan meloloskan tujuh wakil ke babak final. Tiga gelar telah pasti menjadi milik negara tuan rumah, yaitu dari nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, setelah pertandingan akhir diisi oleh pasangan China.
Babak final akan dimulai dengan laga ganda campuran, sementara Bagas dijadwalkan tampil dalam pertandingan terakhir sebagai penutup rangkaian laga di hari Minggu (15/3).
