Eskalasi konflik Timur Tengah picu kenaikan emas satu persen

Dari Moskow (ANTARA) — Harga emas mengalami kenaikan signifikan melebihi 1% pada perdagangan Selasa pagi di Comex New York. Kenaikan ini terjadi karena kekhawatiran pasar terhadap durasi dan pemanasan konflik Timur Tengah, yang meningkatkan permintaan aset lindung nilai. Kontrak emas untuk pengiriman April melonjak 62,30 dolar AS, atau setara 1,17 persen, ke level 5.373,9 dolar AS per troy ounce. Sementara itu, kontrak perak Mei juga menguat 1,32 persen menjadi 90,025 dolar AS per troy ounce, menunjukkan aliran investasi ke logam mulia.

Peristiwa Konflik

Ketegangan antara pihak-pihak terlibat memuncak sejak hari Sabtu, ketika AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran, termasuk Teheran sebagai ibu kota. Serangan tersebut dilaporkan mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa sipil. Iran mengantisipasi dengan melakukan serangan balik ke wilayah Israel serta menargetkan beberapa pangkalan militer AS di negara-negara Timur Tengah.

Tanggapan Teheran ini memperluas risiko konflik regional dan memicu kekhawatiran terhadap gangguan stabilitas keamanan. Lonjakan harga emas mencerminkan ketidakpastian dampak ekonomi dan geopolitik dari konflik tersebut, yang mendorong investor memburu safe haven di tengah volatilitas pasar global.