BIJB Kertajati optimis target 2,5 juta penumpang per tahun terealisasi
Kertajati, Majalengka – PT BIJB Kertajati, pengelola Bandara Internasional Jawa Barat, yakin bahwa target angka penumpang sebanyak 2,5 juta orang per tahun dapat tercapai. Direktur Utama perusahaan tersebut, Ronald H. Sinaga, menyampaikan hal ini dalam wawancara di Majalengka, Jumat. Ia menegaskan bahwa target ini berfungsi sebagai acuan untuk meningkatkan kemandirian operasional bandara.
“Kalau sudah mencapai 2,5 juta hingga 4 juta penumpang, bandara bisa beroperasi mandiri dan cicil kewajiban,” ujarnya.
Menurut Ronald, angka 2 juta hingga 2,5 juta penumpang per tahun menjadi target awal yang ingin dicapai. Ia menilai target ini realistis karena adanya perhatian dari berbagai pihak terhadap pengembangan Bandara Kertajati.
“Dukungan datang dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah,” tambahnya.
Untuk mendorong efisiensi operasional, BIJB telah mengajukan strategi kepada pemerintah pusat. Salah satunya adalah konsep multi airport system, di mana slot penerbangan dibagikan antar bandara. “Multi airport system itu kita sharing, bukan dipindahkan,” jelasnya.
Dalam skema ini, sebagian jadwal penerbangan dari bandara utama dapat dialihkan ke Kertajati. Sebagai ilustrasi, Ronald menyebutkan rute dengan frekuensi tinggi bisa membagi slot penerbangan. “Kalau ada satu rute yang beroperasi 10 kali sehari, mengapa tidak satu atau dua jadwal dialihkan ke sini?” katanya.
BIJB juga mendapat bantuan dari Kementerian Perhubungan. Menteri tersebut telah mengirimkan surat kepada maskapai dan lembaga terkait untuk mendorong aktivitas penerbangan dari bandara ini. “Sekarang waktunya tindakan. Semoga semua rencana segera dijalankan,” ucap Ronald.
