Bappenas: Kerja Sama Internasional Penting untuk Mempercepat Pengembangan Teknologi
Pengembangan Ekosistem Teknologi Nasional
Jakarta, Selasa – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menegaskan bahwa kerja sama internasional menjadi faktor penting dalam mempercepat penguasaan teknologi di Indonesia. Dalam wawancara resmi di Jakarta, ia menjelaskan bahwa negara ini secara terbuka menerima investasi yang dapat meningkatkan ekosistem teknologi nasional.
“Indonesia terbuka terhadap investasi yang mendukung penguatan ekosistem teknologi nasional,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Menteri PPN menekankan bahwa setiap negara, termasuk Indonesia, memiliki kemampuan unik dalam menguasai teknologi. Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dalam bidang teknologi maupun sektor lainnya, menjadi strategi untuk mempercepat kemajuan pembangunan. “Kita membutuhkan konektivitas yang kuat serta model inovatif untuk memudahkan keterhubungan masyarakat secara cepat,” kata dia.
Komitmen Investasi dari Huaxia Kunpeng Technology
Pertemuan tersebut juga melibatkan delegasi dari perusahaan teknologi Tiongkok, Huaxia Kunpeng Technology, yang menunjukkan minat untuk berinvestasi dan berkontribusi pada pembangunan ekosistem digital di Indonesia. Perusahaan ini berencana membangun pusat data AI dan ekosistem terkait sebagai bagian dari upaya pengembangan industri teknologi. Menteri Pambudy menyambut baik langkah tersebut, terutama dalam konteks memperkuat kemampuan nasional di bidang digital dan kecerdasan buatan.
Kolaborasi di Berbagai Sektor Teknologi
Discusi menyoroti beberapa peluang kerja sama, seperti pembangunan pusat data, pengembangan manufaktur perangkat teknologi, program pertukaran mahasiswa, serta pembentukan pusat riset dan pengembangan (R&D). Menurut Menteri PPN, kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong transformasi digital nasional dan meningkatkan peran Indonesia sebagai pelaku utama di industri teknologi global.
