Latest Program: Diversifikasi, RANS kurangi risiko ketergantungan figur Raffi-Nagita
Latest Program – “`html
Latest Program RANS: Strategi Diversifikasi Mengurangi Ketergantungan Figur Pendiri
Jakarta – PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, perusahaan yang tercatat dengan kode saham RANS di bursa efek Indonesia, telah meluncurkan Latest Program strategis untuk menurunkan tingkat ketergantungan organisasi terhadap dua figur utama, yaitu Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Melalui implementasi program diversifikasi lini bisnis yang komprehensif dan terukur, perusahaan ini berupaya menciptakan fondasi pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan untuk masa depan. Pernyataan resmi ini disampaikan langsung oleh Nagita Slavina selaku Direktur Utama, sebagai respons terhadap pertanyaan para wartawan seputar tren penurunan pendapatan yang dialami perseroan sejak tahun 2023.
Penurunan Pendapatan sebagai Bagian dari Strategi Jangka Panjang
Nagita Slavina menjelaskan secara rinci bahwa penurunan pendapatan yang terjadi bukanlah indikasi kelemahan, melainkan hasil dari perencanaan strategis yang telah dirancang sebelumnya dengan matang. Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Jumat, ia menegaskan bahwa penurunan tersebut merupakan bagian integral dari upaya perusahaan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dirinya sendiri dan Raffi Ahmad sebagai figur sentral.
“Mengenai penurunan pendapatan pada tahun 2025, memang itu merupakan salah satu strategi kami untuk mengurangi ketergantungan terhadap saya dan Raffi,” kata Nagita dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
Langkah diversifikasi ini telah dimulai sejak beberapa tahun terakhir, dengan tujuan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih mandiri dan tidak bergantung pada satu atau dua figur saja. Hasil dari program ini dapat dilihat dari penurunan signifikan dalam kontribusi pendapatan yang berasal dari aktivitas brand ambassador. Angka ini berhasil ditekan secara konsisten dari sekitar 24 persen pada tahun 2023 menjadi sekitar 14 persen pada tahun 2025. Penurunan ini menunjukkan bahwa perusahaan semakin tidak bergantung pada popularitas individu untuk menghasilkan pendapatan.
Perubahan Struktur Pendapatan RANS Entertainment
Sebaliknya, lini bisnis non-media telah menjadi penyumbang utama pendapatan perusahaan. Berdasarkan data yang dirilis, sekitar 51,76 persen total pendapatan RANS pada tahun 2025 telah berasal dari sektor non-media. Hal ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam mengembangkan berbagai unit bisnis di luar ranah hiburan tradisional. Diversifikasi ini mencakup berbagai sektor seperti properti, kuliner, dan teknologi, yang semuanya berkontribusi terhadap stabilitas keuangan perusahaan.
Nagita menekankan bahwa langkah-langkah ini merupakan upaya mitigasi risiko jangka panjang yang krusial. Dengan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada figur individu maupun keluarga pendiri, perusahaan dapat memastikan keberlangsungan bisnisnya bahkan jika terjadi perubahan dalam dinamika internal atau eksternal. Ini adalah pendekatan yang sehat untuk pertumbuhan berkelanjutan dalam industri hiburan yang dinamis.
Arah Pengembangan Masa Depan: IP, Event, dan Teknologi AI
Menyikapi perkembangan industri yang semakin kompetitif, RANS Entertainment telah merumuskan visi baru untuk pengembangan bisnisnya. Nagita Slavina mengungkapkan bahwa perusahaan akan lebih fokus pada tiga pilar utama pengembangan, yaitu produk berbasis intellectual property (IP), penyelenggaraan event, serta pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI). Ketiga area ini diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru yang akan mendorong ekspansi bisnis ke level berikutnya.
“Ke depan, kami akan lebih fokus pada intellectual property (IP) based product, event, dan juga pemanfaatan artificial intelligence (AI),” kata dia.
Pengembangan produk berbasis IP memungkinkan perusahaan untuk menciptakan aset intelektual yang memiliki nilai jangka panjang dan dapat dimonetisasi melalui berbagai saluran. Sementara itu, penyelenggaraan event akan terus menjadi salah satu sumber pendapatan utama yang konsisten. Di sisi lain, integrasi teknologi AI dalam operasional bisnis diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan membuka peluang baru dalam penciptaan konten serta pengalaman konsumen.
Berdasarkan laporan keuangan yang telah dipublikasikan, pendapatan RANS menunjukkan tren menurun selama periode 2023 hingga 2025. Namun, penurunan ini harus dilihat sebagai bagian dari transformasi strategis yang sedang berlangsung. Dengan Latest Program diversifikasi yang berhasil dan fokus pada pengembangan aset intelektual serta teknologi, RANS Entertainment positioned diri untuk pertumbuhan yang lebih kuat dan berkelanjutan di masa depan.
“`
