UNTD Alokasikan Rp400 Miliar Bangun Pabrik Kendaraan Listrik
Tangerang – Perusahaan PT Terang Dunia Internusa (UNTD) telah menyiapkan dana investasi sebesar Rp400 miliar untuk pengembangan pabrik kendaraan listrik di wilayah Curug, Tangerang, Banten. Langkah ini bertujuan memperkuat kapasitas produksi serta menangkap peluang pasar yang semakin terbuka.
Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang berlangsung di United Grand Hall Alam Sutera, Selasa, Presiden Direktur UNTD Stephen Mulyadi menyampaikan bahwa isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi faktor pendorong utama bagi transisi ke kendaraan listrik di Indonesia. “Kami mengamati pergeseran perilaku konsumen yang semakin nyata, dan UNTD berkomitmen untuk menjadi pelaku utama dalam memenuhi kebutuhan tersebut melalui peningkatan kapasitas produksi yang lebih besar dan terintegrasi,” ujarnya.
“Dukungan dari perbankan dan investor menjadi fondasi penting dalam merealisasikan rencana ini. Dengan strategi ekspansi yang terukur dan momentum pasar yang semakin kuat, UNTD optimistis dapat mempercepat pertumbuhan bisnis sekaligus mendorong adopsi kendaraan listrik yang lebih luas di Indonesia,” tambah Stephen.
Investasi total tersebut terdiri dari dua bagian, yaitu Rp250 miliar untuk pembelian lahan dan pembangunan fasilitas pabrik, serta Rp150 miliar untuk pengembangan operasional. Sumber pendanaan berasal dari lembaga keuangan dan investor strategis.
Sebelumnya, kapasitas produksi UNTD mencapai 50.000 unit per bulan, terdiri dari 40.000 unit sepeda dan 10.000 unit sepeda listrik. Sementara, produksi motor listrik saat ini sebesar 5.000 unit per bulan. Dengan ekspansi, perusahaan menargetkan peningkatan kapasitas produksi sepeda listrik hingga 40.000 unit per bulan, sedangkan motor listrik akan meningkat menjadi 20.000 unit per bulan.
Direktur UNTD Andrew Mulyadi menegaskan bahwa kuartal kedua 2026 akan menjadi awal dari peningkatan permintaan kendaraan listrik yang signifikan. “Ekspansi ini bukan hanya tentang perluasan kapasitas, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi UNTD di industri nasional,” katanya.
