Indo Crowd Funding
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Airlangga lapor ke Prabowo kondisi makroekonomi relatif stabil

Published 19 Oktober, 2026 · Updated 19 Oktober, 2026 · By Charles Hernandez - indocrowdfunding.com

Foto : Charles Hernandez - indocrowdfunding.com

Airlangga Laporkan Kondisi Makroekonomi kepada Prabowo

Indocrowdfunding.com – Airlangga lapor ke Prabowo kondisi makroekonomi Indonesia yang dinilai relatif stabil dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pembaruan mengenai situasi ekonomi menjelang akhir tahun sekaligus dalam rangka dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Airlangga, Presiden memanggil tim ekonomi untuk memperoleh gambaran terkini mengenai sejumlah indikator penting. Dalam pertemuan itu, pemerintah menyampaikan bahwa kondisi ekonomi makro nasional masih berada pada situasi yang stabil, meskipun dinamika ekonomi global tetap perlu dicermati.

"Hari ini, Bapak Presiden memanggil tim ekonomi, terutama untuk meng-update situasi perekonomian akhir tahun ini, dan juga sekaligus dalam rangka dua tahun Pemerintahan Presiden Prabowo. Tadi kami sampaikan bahwa kondisi makroekonomi relatif stabil," kata Airlangga seusai pertemuan.

Pertumbuhan, Inflasi, Perbankan, dan Investasi Dibahas

Dalam rapat terbatas tersebut, pembahasan mencakup pertumbuhan ekonomi, target inflasi, kondisi sektor perbankan, serta perkembangan investasi. Keempat hal itu menjadi bagian dari perhatian pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan secara berkelanjutan.

Airlangga lapor ke Prabowo kondisi ekonomi dengan menekankan perlunya penguatan ekspor di berbagai sektor. Pemerintah ingin meningkatkan kontribusi ekspor, termasuk dari industri manufaktur, sambil menangani hambatan yang dapat mengurangi kinerja perdagangan ke luar negeri.

Untuk mendukung langkah tersebut, pemerintah telah menyiapkan satuan tugas atau satgas yang mendapat penugasan dari Presiden. Satgas itu diharapkan dapat membantu mengurai berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha dan sektor ekspor, sehingga potensi pengiriman produk Indonesia ke pasar internasional dapat terus didorong.

"Sehingga, berbagai hal yang bisa mengurangi ekspor nanti akan kita debottlenecking yang sudah diberikan penugasan oleh Bapak Presiden melalui satgas," ujar Airlangga.

Peningkatan ekspor dipandang penting karena dapat memperkuat kegiatan produksi, memperluas pasar bagi pelaku usaha, dan menjaga momentum ekonomi. Namun, kebijakan tersebut tetap perlu disesuaikan dengan perubahan permintaan dunia serta kondisi perdagangan internasional yang terus bergerak.

Tim Ekonomi Sampaikan Perkembangan Global dan APBN

Dalam pertemuan itu, Airlangga didampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi. Kehadiran unsur pemerintah, bank sentral, dan pengawas industri keuangan menunjukkan pembahasan dilakukan dari berbagai sisi kebijakan ekonomi.

Suahasil turut menyampaikan perkembangan ekonomi global dan potensi dampaknya terhadap perekonomian dalam negeri. Ia menjelaskan bahwa kondisi dunia masih bergejolak, antara lain berkaitan dengan perkembangan di Amerika Serikat dan Eropa. Karena itu, pemerintah perlu terus memperhatikan perubahan eksternal yang dapat memengaruhi perdagangan, investasi, dan aktivitas ekonomi nasional.

Selain perkembangan global, pemerintah juga melaporkan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN pada sisa 2026. Kementerian Keuangan akan melanjutkan penelaahan serta efisiensi anggaran hingga akhir tahun sebagai bagian dari pengelolaan fiskal.

Ketahanan Transaksi Masyarakat Tetap Dijaga

Airlangga lapor ke Prabowo kondisi makroekonomi yang relatif stabil di tengah gejolak global. Suahasil menambahkan bahwa ekonomi Indonesia masih memiliki ketahanan, termasuk pada aktivitas transaksi masyarakat. Stabilitas tersebut akan terus dijaga melalui kebijakan yang mendukung pertumbuhan sekaligus memperhatikan risiko yang ada.

"Kami melaporkan kepada Bapak Presiden kondisi ekonomi makro Indonesia masih sangat resilien. Kondisi transaksi di masyarakat juga masih sangat resilien. Jadi, kita akan terus menjaga stabilitas ke depan dan tetap mendorong pertumbuhan," kata Suahasil.

Ketahanan transaksi masyarakat menjadi salah satu gambaran aktivitas ekonomi domestik. Pemerintah tetap berupaya menjaga kondisi yang mendukung daya tahan ekonomi, terutama ketika lingkungan global dapat berubah dengan cepat. Koordinasi antarlembaga menjadi penting agar kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan dapat berjalan selaras.

FAQ Kondisi Makroekonomi Indonesia

Apa yang dilaporkan Airlangga kepada Presiden Prabowo?

Airlangga menyampaikan perkembangan pertumbuhan ekonomi, target inflasi, kondisi perbankan, investasi, serta upaya mendorong ekspor. Ia juga melaporkan bahwa kondisi makroekonomi Indonesia relatif stabil.

Mengapa pemerintah menaruh perhatian pada ekspor?

Ekspor menjadi salah satu sektor yang didorong pemerintah, termasuk ekspor manufaktur. Pemerintah menyiapkan satgas untuk membantu mengatasi hambatan yang berpotensi mengurangi kinerja ekspor.

Bagaimana kondisi ekonomi global dalam pembahasan rapat?

Menurut Suahasil, ekonomi global masih bergejolak, termasuk karena perkembangan di Amerika Serikat dan Eropa. Meski demikian, pemerintah menilai ekonomi makro dan transaksi masyarakat di Indonesia masih menunjukkan ketahanan.

Related Reading