Indo Crowd Funding
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Polda NTB sita 1.734 liter BBM subsidi di Lombok Timur

Published 25 Oktober, 2026 · Updated 25 Oktober, 2026 · By Jessica Jones - indocrowdfunding.com

Foto : Jessica Jones - indocrowdfunding.com

Polda NTB Amankan 1.734 Liter Pertalite Bersubsidi di Lombok Timur

Indocrowdfunding.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Nusa Tenggara Barat mengamankan 1.734 liter bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite di Desa Labuan Pandan, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Barang bukti tersebut ditemukan di sebuah rumah dan dikemas dalam 51 jeriken.

Penindakan ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan sekaligus penimbunan BBM subsidi. Aparat bergerak setelah menerima informasi dari warga mengenai aktivitas yang dicurigai berhubungan dengan Pertalite bersubsidi di wilayah Lombok Timur.

Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol. Ade Zamrah menjelaskan bahwa informasi masyarakat menjadi awal penyelidikan. Tim kemudian melakukan pengecekan langsung untuk memastikan adanya dugaan pelanggaran dalam pengelolaan maupun penyimpanan bahan bakar tersebut.

“Informasi dari masyarakat menjadi pintu masuk bagi petugas untuk melakukan penyelidikan. Tim kemudian turun ke lapangan guna memastikan aktivitas yang dicurigai berkaitan dengan penyalahgunaan BBM bersubsidi,” kata Ade di Mataram, Minggu.

Seorang Petani dan Mobil Suzuki Diamankan

Selain puluhan jeriken berisi Pertalite, polisi turut mengamankan seorang pria berinisial AD. Pria tersebut diketahui bekerja sebagai petani. Dalam penanganan awal perkara ini, penyidik juga membawa satu unit mobil Suzuki kuning bernomor polisi DK 1044 FH.

Kendaraan itu diduga digunakan untuk mengangkut BBM bersubsidi. Polisi masih menelusuri peran kendaraan tersebut dalam rangkaian aktivitas yang kini sedang didalami.

“Mobil turut kami amankan atas dugaan sebagai sarana angkut BBM,” ucapnya.

Pertalite merupakan salah satu jenis BBM yang mendapat subsidi dan diperuntukkan bagi kelompok pengguna yang telah ditetapkan. Karena itu, distribusi serta pemanfaatannya menjadi perhatian penegak hukum agar tidak dialihkan untuk tujuan yang bertentangan dengan ketentuan.

Jumlah BBM yang diamankan dalam kasus ini mencapai 1.734 liter. Penyimpanan dalam 51 jeriken menjadi bagian dari temuan yang sedang diperiksa oleh penyidik untuk mengetahui pola aktivitas yang diduga terjadi di lokasi tersebut.

Penyidik Telusuri Asal dan Tujuan BBM

Polda NTB belum menyimpulkan seluruh rangkaian perkara. Penyidik masih mencari kejelasan mengenai dari mana Pertalite itu diperoleh, ke mana bahan bakar tersebut akan dibawa, serta apakah ada pihak lain yang terlibat dalam dugaan penyalahgunaan itu.

Pemeriksaan tersebut penting untuk membedakan fakta-fakta yang telah ditemukan di lapangan dengan dugaan yang masih memerlukan pembuktian. Proses penyidikan akan diarahkan pada ketentuan hukum yang berlaku serta keterangan dari pihak-pihak terkait.

“Kami akan mendalami perkara ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Informasi dari masyarakat sangat membantu petugas dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi,” ujarnya.

Pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi memiliki dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan bahan bakar sesuai peruntukannya. Ketika distribusi berjalan tepat sasaran, akses terhadap BBM bersubsidi di tingkat konsumen dapat lebih terjaga.

Masyarakat juga memiliki peran dalam membantu pengawasan melalui informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam perkara di Lombok Timur ini, informasi dari warga menjadi pemicu bagi kepolisian untuk melakukan penelusuran hingga menemukan barang bukti Pertalite dan kendaraan yang diduga terkait.

Distribusi Subsidi Jadi Fokus Penanganan

Penanganan dugaan penyalahgunaan Pertalite di Sambelia dilakukan untuk memastikan bahan bakar subsidi tidak keluar dari tujuan penggunaannya. Polisi menegaskan pemeriksaan akan terus dilakukan sampai asal BBM, rencana pengangkutan, dan kemungkinan jaringan yang terlibat dapat diketahui secara jelas.

Kasus ini sekaligus mengingatkan pentingnya pengelolaan BBM subsidi secara tertib. Pertalite bersubsidi semestinya tersedia bagi pihak yang berhak, sehingga pengawasan terhadap pembelian, pengangkutan, dan penyimpanan bahan bakar tetap diperlukan.

Polda NTB masih melanjutkan penyidikan atas temuan 1.734 liter Pertalite tersebut. Hasil pendalaman akan menentukan langkah hukum berikutnya terhadap AD maupun pihak lain apabila ditemukan keterlibatan dalam dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Polda NTB sita 1 734 liter?

Polda NTB sita 1 734 liter is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Polda NTB sita 1 734 liter matter?

Polda NTB sita 1 734 liter matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.