DNIKS perkuat kolaborasi dengan Kemensos wujudkan kesejahteraan

DNIKS Perkuat Kolaborasi dengan Kemensos Wujudkan Kesejahteraan

Indocrowdfunding.com – Jakarta menjadi pusat perhatian ketika DNIKS perkuat kolaborasi dengan Kemensos dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Langkah strategis ini diambil oleh Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk mempercepat terwujudnya cita-cita nasional. Ahmad Effendy Choirie, Ketua Umum DNIKS, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang dihadapi bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan selepas menghadiri acara puncak peringatan hari ulang tahun ke-59 organisasi di Jakarta pada hari Jumat yang lalu.

Menurut Effendy, pemerintah tidak memiliki pilihan lain selain bekerja sama dengan elemen masyarakat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sosial yang ada. Hal ini sejalan dengan undang-undang kesejahteraan sosial hingga disabilitas yang telah disahkan, dimana penanganan masalah sosial harus melibatkan lembaga sosial masyarakat secara aktif. Effendy, yang saat itu mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf, menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat.

Peran DNIKS sebagai Koordinator Nasional

Efendi menjelaskan bahwa DNIKS memiliki kedudukan sebagai koordinator nasional yang menaungi berbagai organisasi sosial di tingkat pusat. Peran ini serupa dengan Kowani yang menaungi ormas perempuan atau KNPI yang menjadi wadah organisasi kepemudaan. Dengan posisi strategis ini, DNIKS diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan program-program kesejahteraan. Koordinasi yang baik akan memastikan bahwa setiap program berjalan secara efektif dan efisien.

Dalam mendukung program pemerintah, DNIKS telah menjalankan delapan program strategis yang dikenal dengan nama Asta Bakti. Program-program ini berfokus pada pelatihan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat inklusif. Salah satu wujud nyata dari program tersebut adalah pelatihan pemanfaatan teknologi digital bagi ribuan penyandang disabilitas agar mampu berwirausaha secara mandiri menggunakan perangkat ponsel pintar. Program ini telah menunjukkan hasil yang menggembirakan dalam meningkatkan kualitas hidup para peserta.

Pemerintah punya undang-undang kesejahteraan sosial hingga disabilitas yang mengamanatkan bahwa penanganan masalah sosial harus melibatkan lembaga sosial masyarakat.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pemberdayaan

Dalam menjalankan program pemberdayaan tersebut, DNIKS juga menggandeng kolaborasi lintas sektor yang melibatkan kementerian terkait seperti Kementerian Komunikasi dan Digital hingga jajaran BUMN dan perusahaan swasta. Implementasi pelatihan seperti itu dinilai krusial menyusul data Badan Pusat Statistik yang dikutip Kementerian Ekonomi Kreatif – Komite Nasional Disabilitas 2025 mencatat sekitar 17 juta dari 22,97 juta penyandang disabilitas di Indonesia berada pada usia produktif namun tingkat partisipasi kerja kelompok tersebut masih relatif rendah dan mayoritas bekerja di sektor formal.

Angka-angka ini menunjukkan potensi besar yang belum tergarap optimal. Dengan pelatihan teknologi digital yang diberikan, diharapkan para penyandang disabilitas dapat meningkatkan partisipasi mereka dalam dunia kerja. Selain itu, pelatihan ini juga membuka peluang bagi mereka untuk menjadi wirausahawan mandiri yang tidak bergantung pada pekerjaan formal semata. DNIKS perkuat kolaborasi dengan Kemensos melalui berbagai inisiatif yang telah dirancang secara komprehensif.

Ini semua kami lakukan sekali lagi untuk membantu pemerintah supaya pemerintah segera bisa mewujudkan cita-cita nasional kemerdekaan Republik Indonesia. Saya kira itu.

Mengakselerasi Pengentasan Kemiskinan

Efendi menegaskan bahwa seluruh upaya kolaboratif tersebut ditujukan untuk mendukung Kementerian Sosial dalam mengakselerasi pengentasan kemiskinan dan mewujudkan cita-cita kesejahteraan nasional. Kolaborasi ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan merupakan langkah nyata untuk memastikan bahwa program-program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Melalui pendekatan yang terintegrasi, DNIKS berharap dapat menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

Dengan melibatkan berbagai pihak dari sektor swasta dan BUMN, DNIKS berharap dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Program Asta Bakti yang dijalankan selama ini telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Ke depan, DNIKS akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa program-program kesejahteraan dapat berjalan secara optimal. Melalui pendekatan kolaboratif ini, diharapkan Indonesia dapat mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat.