Key Strategy: Hannan ungkap dirinya masuk skuad TC timnas Indonesia untuk Piala AFF
Hannan Terpilih Jadi Anggota TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Key Strategy – Jakarta – Rayhan Hannan, pemain Persija Jakarta, baru-baru ini mengungkapkan bahwa dirinya telah masuk ke skuad pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia untuk turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026 yang dimulai 24 Juli. Sebelum mengumumkan skuad final, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah mengatur TC di Bali sebagai persiapan terakhir menuju kompetisi yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF. Dalam acara Meet & Greet di Jakarta Fair Kemayoran, Jakarta International Expo, Hannan menjelaskan rutinitas latihan yang ia lakukan selama off season.
“Pastinya saya latihan setiap hari, menjaga kondisi fisik dan teknik. Mungkin saya nggak post di media sosial, tapi komitmen untuk terus berkembang selama masa TC tetap saya prioritaskan. Kebetulan, program yang diberikan timnas menjadi langkah terakhir untuk memperkuat performa sebelum turnamen,” ujar Hannan, Rabu.
Menurut informasi yang dihimpun, TC di Bali dijadwalkan berlangsung awal bulan ini sebagai upaya menjaga konsistensi pemain sebelum pengumuman skuad resmi. Dengan adanya TC ini, Hannan berharap dapat memperbaiki aspek yang perlu ditingkatkan untuk menghadapi tantangan di Piala AFF. Ini menjadi langkah strategis timnas Indonesia dalam mempersiapkan tim untuk babak final, jika berhasil melalui babak penyisihan grup.
Jika terpilih masuk skuad final, Hannan akan tetap berada dalam skuad Garuda hingga akhir Agustus. Setelah itu, ia akan segera beralih fokus ke Persija Jakarta, yang akan menggelar Super League musim depan mulai 4 September. Hal ini menunjukkan komitmen Hannan untuk tetap aktif di dua level kompetisi, baik sebagai pemain nasional maupun klub.
Strategi Fokus Menghadapi Agenda Ganda
Ditanya tentang cara menjaga konsentrasi menghadapi jadwal yang padat antara Timnas dan Persija, Hannan menegaskan bahwa dirinya tidak akan membiarkan fokusnya terpecah. Menurutnya, kuncinya adalah memberikan penampilan terbaik untuk kedua tim secara terpisah.
“Jadwalnya memang padat, tapi saya tetap fokus hari demi hari. Latihan di Timnas pastinya membantu meningkatkan performa di Persija, dan sebaliknya. Jadi, saya yakin tidak ada yang mengganggu dari komitmen ini,” kata pemain 22 tahun itu.
Menurut Hannan, keberhasilan latihan di satu tim akan memberikan dampak positif pada tim lain. Ia menambahkan bahwa mental dan fisik yang baik selama TC akan langsung bermanfaat bagi pertandingan Persija. “Saya latihan bagus di Persija, hasilnya juga akan bisa dirasakan di timnas. Karena itulah, saya tidak khawatir tentang jadwal yang berat,” lanjutnya.
Penampilan Sebelumnya di FIFA Match Day
Sebelumnya, Hannan sempat tampil dalam dua laga FIFA Match Day bulan Juni, melawan Oman dan Mozambik. Dalam dua pertandingan tersebut, ia menjadi bagian dari skuad Garuda yang berhasil menang 1-0 atas Mozambik. Ini merupakan penampilan keempatnya di level tim nasional sejak debut di Piala AFF 2024.
Kehadirannya di Piala AFF 2024 masih dalam asuhan Shin Tae-yong, pelatih yang kini akan ia temui setiap hari karena menjadi pelatih kepala Persija mulai musim depan. Hubungan ini menunjukkan peran Hannan yang semakin penting dalam kedua kesempatan tersebut, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Sebagai pemain, Hannan memulai kariernya di level senior sejak Piala AFF 2024. Selama pertandingan tersebut, ia berperan dalam beberapa laga dan menunjukkan potensi sebagai bagian dari skuad Garuda. Kini, dengan berpindah menjadi pelatih Persija, ia menggabungkan pengalaman di kancah internasional dan domestik untuk memberikan kontribusi lebih luas.
Hannan mengakui bahwa jadwal padat membutuhkan manajemen yang baik. Namun, ia percaya bahwa latihan di Timnas akan menjadi penguatan untuk Persija, dan sebaliknya. “Saya berharap bisa memperoleh kesempatan untuk terus berkembang di kedua level, karena itu adalah bagian dari proses menjadi pemain yang lebih matang,” katanya.
Proses persiapan ini juga dianggap sebagai tantangan yang menarik. Hannan menekankan bahwa ia tidak hanya fokus pada performa individu, tetapi juga pada kerja sama tim. “TC ini menjadi pelatihan bersama yang bisa memperkuat kekompakan, baik di Timnas maupun saat bermain untuk Persija,” imbuhnya.
Kehadiran Hannan dalam skuad TC menunjukkan peningkatan penampilan dan dedikasinya terhadap olahraga. Ia mengungkapkan bahwa latihan rutin dan persiapan yang matang adalah kunci untuk mencapai hasil maksimal. “Saya yakin dengan persiapan yang baik, semua target bisa tercapai,” kata Hannan dengan optimis.
Dalam konteks persiapan Piala AFF 2026, Hannan diharapkan bisa memperlihatkan kemampuan terbaiknya. Sebagai bagian dari skuad Garuda, ia akan berusaha memberikan kontribusi signifikan dalam setiap pertandingan. Khususnya, jika Timnas Indonesia mencapai babak final, Hannan akan tetap berada di skuad hingga akhir Agustus.
Persiapan untuk Super League juga menjadi bagian penting dari jadwalnya. Dengan mengikuti TC di Bali, Hannan berharap bisa memperkuat performa fisik dan mental sebelum musim depan dimulai. Ia menjelaskan bahwa fokus pada latihan TC akan menjadi fondasi untuk menyiapkan diri menghadapi pertandingan klub.
Terlepas dari kesibukan, Hannan tetap yakin bahwa jadwal yang padat tidak akan mengurangi kualitas penampilannya. “Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik, baik saat bermain untuk Timnas maupun Persija. Itu adalah cara saya untuk tetap berada di jalur yang benar,” katanya.
Kehadiran Hannan dalam skuad TC juga menarik perhatian karena ia menggabungkan pengalaman sebagai pemain dan pelatih. Dengan menjabat posisi pelatih Persija, ia akan berperan dalam mengarahkan tim ke arah keberhasilan, sementara tetap menjaga hubungan baik dengan Timnas Indonesia.
Bagi Hannan, ini adalah momen penting dalam kariernya. Dengan berpartisipasi dalam turnamen besar seperti Piala AFF, ia berharap bisa menunjukkan bahwa dirinya siap untuk menjadi bagian dari kompetisi tingkat internasional. “Saya bersyukur bisa bergabung dalam program ini, karena memberikan pengalaman berharga untuk masa depan,” pungkas Hannan.
TC di Bali juga diharapkan menjadi jembatan bagi pemain muda seperti Hannan untuk berkembang lebih cepat. Dengan pelatih John Herdman yang berpengalaman, ia yakin bisa memperoleh pelatihan yang berkualitas. “Saya berharap bisa belajar banyak dari pelatih dan rekan-rekan yang lain, karena itu adalah kesempatan untuk meningkatkan level,” tutupnya.
