Special Plan: Penjualan kurang bergairah, KIA suntik mati K9 akhir tahun nanti

Special Plan: Kia Hentikan Produksi K9 Akhir 2026

Special Plan – Industri otomotif dunia sedang mengalami perubahan fundamental yang signifikan. Kia, produsen kendaraan asal Korea Selatan, telah mengumumkan keputusan penting untuk menghentikan produksi sedan flagship mereka, model K9. Langkah strategis ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada akhir tahun 2026 mendatang. Keputusan tersebut merupakan bagian dari transformasi besar-besaran perusahaan menuju era kendaraan bertenaga listrik. Dengan fokus yang lebih kuat pada kendaraan listrik serta model dengan volume penjualan tinggi, Kia ingin memastikan posisi kompetitifnya di pasar global yang terus berubah.

Alasan di Balik Penghentian Produksi K9

Permintaan terhadap K9 mengalami penurunan yang cukup mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Tren penurunan ini membuat manajemen Kia menilai bahwa model tersebut tidak lagi layak untuk diteruskan ke generasi berikutnya. Menurut laporan dari CarsCoops yang diterbitkan pada Rabu (8/7) waktu setempat, unit terakhir K9 diperkirakan akan keluar dari jalur produksi tepat pada penghujung tahun ini. Penghentian produksi ini juga membuka ruang bagi perusahaan untuk mengalihkan sumber daya riset dan pengembangan ke proyek-proyek yang dinilai lebih prospektif dan sesuai dengan tren pasar saat ini.

Unit terakhir Kia K9 diperkirakan keluar dari jalur produksi pada penghujung tahun ini.

Perjalanan K9 Sejak Peluncuran Pertama

K9 pertama kali diperkenalkan kepada publik pada tahun 2012 sebagai penerus dari model Opirus yang legendaris. Saat peluncuran awal, sedan mewah berpenggerak roda belakang ini dikembangkan dengan tujuan untuk bersaing langsung dengan merek-merek premium asal Eropa. Selain itu, K9 juga menjadi representasi kemampuan teknologi dan rekayasa yang dimiliki Kia di segmen kendaraan eksekutif. Model generasi kedua kemudian meluncur pada tahun 2018 dengan menggunakan platform yang sama dengan Genesis G80, memberikan nilai tambah bagi konsumen.

Kia kemudian memberikan sejumlah penyegaran desain dan fitur pada tahun 2021 dan 2024 untuk mempertahankan daya saingnya di pasar. Namun, berbagai pembaruan tersebut belum mampu mendongkrak penjualan secara signifikan. Dari sisi teknologi, K9 tidak pernah mengikuti tren elektrifikasi yang berkembang pesat di pasar global. Setelah mesin V8 dihentikan produksinya pada tahun 2021, sedan ini hanya tersedia dengan pilihan mesin V6 dan tidak pernah memperoleh varian hybrid maupun plug-in hybrid yang semakin diminati konsumen.

Analisis Data Penjualan K9

Di pasar domestik Korea Selatan, K9 sempat mencatat penjualan tertinggi sebanyak 13.931 unit pada tahun debutnya. Angka tersebut kembali meningkat menjadi 11.843 unit saat generasi kedua diperkenalkan pada tahun 2018. Setelah periode tersebut, tren penjualan terus menurun drastis hingga hanya mencapai 1.581 unit sepanjang tahun 2025 dan 734 unit pada semester pertama 2026. Penurunan ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi konsumen yang signifikan.

Sebagai pembanding, Genesis G80 yang berbagi banyak komponen dengan K9 justru membukukan penjualan lebih dari 41 ribu unit pada tahun 2025. Sementara itu, Hyundai Grandeur, sedan berpenggerak roda depan di segmen yang lebih luas, mencatat penjualan lebih dari 71 ribu unit pada periode yang sama. Rendahnya permintaan inilah yang membuat Kia memutuskan untuk tidak mengembangkan penerus K9 sesuai Special Plan yang telah dirancang.

Reposisi Strategis dan Masa Depan

Keputusan untuk tidak melanjutkan K9 sekaligus menutup babak penting dalam sejarah Kia di segmen sedan premium. Ke depan, posisi sedan terbesar dalam jajaran produk Kia akan diisi oleh K8, sementara persaingan di kelas sedan mewah akan sepenuhnya diserahkan kepada merek premium Genesis. Selain anggaran penelitian, fasilitas produksi yang selama ini digunakan untuk merakit K9 juga akan disiapkan untuk memproduksi model-model baru berbasis elektrifikasi.

Langkah ini juga merupakan bagian dari fokus utama strategi bisnis perusahaan terhadap kendaraan listrik (EV) dan Purpose Built Vehicle (PBV). Keputusan tersebut memperlihatkan bagaimana perubahan preferensi konsumen dan percepatan elektrifikasi turut menentukan arah pengembangan produk di industri otomotif global. Dengan demikian, penghentian produksi K9 bukan hanya akhir dari satu model, tetapi juga awal dari babak baru dalam strategi jangka panjang Kia yang telah ditetapkan melalui Special Plan mereka.