Kenneth sebut penyandang disabilitas punya hak sama untuk raih cita-cita

Kenneth Sebut Penyandang Disabilitas Punya Hak Sama untuk Raih Cita-Cita

indocrowdfunding.com – Kenneth sebut penyandang disabilitas punya hak sama – Kenneth sebut penyandang disabilitas punya hak yang sama untuk meraih cita-cita mereka. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, kembali menegaskan pentingnya kesetaraan kesempatan bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental. Dalam pernyataannya yang disampaikan saat melaksanakan kegiatan reses di ibu kota pada hari Minggu lalu, ia menekankan bahwa setiap anak berhak mendapatkan peluang yang setara untuk berkembang dan mewujudkan impian hidup mereka.

Kenneth menyampaikan pesan yang sangat menyentuh bahwa anak-anak penyandang disabilitas tidak pernah memilih untuk dilahirkan dengan keterbatasan apapun. Mereka hanya membutuhkan dukungan penuh dari lingkungan sekitar agar bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. “Anak-anak penyandang disabilitas tidak pernah meminta dilahirkan dengan keterbatasan,” tegas politisi dari Komisi C DPRD DKI Jakarta tersebut. Menurut Kenneth, yang paling dibutuhkan adalah kesempatan yang setara, penerimaan dari masyarakat, serta pendampingan yang memadai.

Kota Maju yang Inklusif

Menurut Kenneth, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari tingginya gedung pencakar langit atau megahnya infrastruktur yang dibangun. Kota yang sesungguhnya maju adalah kota yang mampu memberikan perlindungan dan kesempatan yang adil kepada seluruh warganya, termasuk mereka yang memiliki disabilitas. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan Jakarta yang lebih inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

“Termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” kata dia dengan penuh semangat.

Politisi tersebut juga menekankan bahwa anak-anak disabilitas bukanlah beban bagi keluarga maupun masyarakat. Sebaliknya, mereka merupakan bagian integral dari masa depan bangsa yang memiliki potensi luar biasa. Dengan dukungan yang tepat, mereka bisa berkembang sesuai kemampuan masing-masing. “Sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk memastikan mereka tumbuh dengan penuh harapan, bukan keterbatasan,” ujarnya.

Tindak Lanjut Aspirasi Warga

Sebelum membahas isu disabilitas lebih lanjut, Kenneth juga meninjau langsung proses pembangunan saluran air di Jalan Asia Baru Kepa Listrik, tepatnya di RT 06 RW 04, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang telah disampaikan selama Reses Ke-I Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026.

Kenneth menjelaskan bahwa pembangunan saluran air tersebut diharapkan dapat mengurangi masalah genangan air sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal warga. “Bagi saya, setiap aspirasi masyarakat adalah amanah yang harus diperjuangkan sampai benar-benar dirasakan manfaatnya. Karena itu saya ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan warga,” katanya.

Kehadiran Nyata untuk Warga

Dalam kunjungan tersebut, Kenneth berkesempatan bertemu dengan seorang warga bernama Handoyo yang menceritakan kondisi keluarganya secara detail. Istri Handoyo sedang sakit, sementara anak mereka yang merupakan penyandang disabilitas membutuhkan alat bantu serta pendampingan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Mendengar keluhan tersebut, anggota DPRD itu langsung bersilaturahmi ke rumah warga dan berkomitmen untuk membantu melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.

“Seperti ini saya senang, karena kita bisa langsung mengetahui kebutuhan warga. Kita akan fasilitasi pengurusan kartu disabilitas, membantu pengadaan tongkat untuk latihan berjalan dan berjemur, serta melihat kebutuhan lain yang memang bisa kita perjuangkan,” katanya.

Kenneth menambahkan bahwa tugas seorang wakil rakyat tidak hanya terbatas pada pengawasan pembangunan fisik semata. Ia juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan langsung. “Kalau ada warga yang kesulitan, apalagi anak penyandang disabilitas, pemerintah harus hadir. Mereka jangan sampai merasa sendirian. Kita harus memastikan hak-haknya terpenuhi dan mereka mendapatkan pelayanan yang layak,” tegasnya.

Bantuan yang diberikan kepada keluarga Handoyo ini diharapkan dapat meringankan beban mereka, sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap warga berhak memperoleh perhatian dan pelayanan tanpa diskriminasi. Kehadiran Kenneth di tengah masyarakat menunjukkan komitmen nyata untuk memastikan bahwa hak-hak penyandang disabilitas tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga tindakan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.