Special Plan: Geopark Night Specta Gunungkidul raih pengakuan nasional di KEN 2026
Special Plan: Geopark Night Specta Raih Pengakuan KEN 2026
Special Plan – Sebagai bagian dari Special Plan pengembangan pariwisata, Kabupaten Gunungkidul kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Agenda tahunan bertaraf internasional, Geopark Night Specta (GNS) 8.0, telah resmi masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Acara yang diselenggarakan di kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark ini membuktikan konsistensinya sebagai salah satu event unggulan yang diakui secara nasional melalui Special Plan yang komprehensif.
Pengakuan Berturut-turut untuk Event Unggulan
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan yang ketiga kalinya secara beruntun bagi Geopark Night Specta untuk mendapatkan tempat dalam daftar KEN. Prestasi ini menempatkan GNS 8.0 di antara 125 event nasional terbaik yang dipilih untuk tahun 2026. Melalui Special Plan yang telah dirancang, pemerintah daerah berhasil menunjukkan kualitas penyelenggaraan yang konsisten.
Masuknya Geopark Night Specta dalam daftar KEN 2026 merupakan pencapaian ketiga kalinya secara berturut-turut, sebagai salah satu dari 125 event unggulan nasional, ujarnya.
Pengakuan ini tidak hanya menjadi bukti kualitas penyelenggaraan, tetapi juga mencerminkan komitmen Pemkab Gunungkidul dalam mengembangkan sektor pariwisata yang berkualitas. Dengan dukungan Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat prinsip konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Special Plan ini menjadi kerangka kerja yang memastikan keberlanjutan program pariwisata.
Gunung Sewu sebagai Ruang Manfaat Berkelanjutan
Endah menekankan bahwa kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark harus dipahami sebagai ruang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Prinsip keberlanjutan lingkungan menjadi fondasi utama dalam pengelolaan kawasan ini. Menurutnya, geopark bukan sekadar destinasi wisata, melainkan tempat untuk pemberdayaan masyarakat, konservasi alam, edukasi, dan inovasi. Semua ini tertuang dalam Special Plan pengelolaan kawasan geopark.
Harus dimaknai untuk pemberdayaan masyarakat, konservasi, edukasi, dan inovasi, katanya.
Kawasan ini memiliki kekayaan geologi yang luar biasa dengan 33 geosite yang tersebar di tiga kabupaten, yaitu Gunungkidul, Pacitan, dan Wonogiri. Dari keseluruhan geosite tersebut, sebanyak 13 di antaranya terletak di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Salah satu yang paling terkenal adalah Gunung Api Purba Nglanggeran, yang menjadi ikon wisata geologi daerah ini. Special Plan pengembangan kawasan ini memastikan bahwa setiap geosite mendapat perhatian optimal.
Dari total 33 geosite yang dimiliki Geopark Gunung Sewu, sebanyak 13 di antaranya berada di wilayah Kabupaten Gunungkidul, termasuk Gunung Api Purba Nglanggeran, ujarnya.
Amanah Alam dan Budaya untuk Kesejahteraan
Bupati Endah menilai bahwa kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Gunungkidul merupakan amanah suci yang harus dijaga, dilestarikan, dan dikelola secara berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat secara menyeluruh. Melalui pendekatan Special Plan, pemerintah daerah telah merancang strategi yang terintegrasi untuk mencapai tujuan tersebut.
Kekayaan alam dan budaya yang dianugerahkan Tuhan bukan sekadar potensi untuk dikunjungi, melainkan amanah yang harus kita jaga, katanya.
Pengembangan pariwisata yang berpijak pada prinsip konservasi diharapkan dapat menjadi penggerak pembangunan yang inklusif. Hal ini akan memastikan bahwa seluruh warga Gunungkidul dapat merasakan manfaat dari pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah mereka. Special Plan ini juga mencakup aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan usaha.
Penyerahan Sertifikat secara Simbolis
Pada malam puncak Geopark Night Specta 8.0 yang berlangsung pada Sabtu, 11 Juli, sertifikat KEN 2026 diserahkan secara simbolis. Penyerahan dilakukan oleh Direktur Pemasaran Pariwisata Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Harfiansah Bimantara, kepada Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih. Momen ini menjadi bukti nyata keberhasilan implementasi Special Plan yang telah dijalankan selama bertahun-tahun.
Pengakuan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Gunungkidul sebagai destinasi wisata geologi dan budaya yang kompetitif di tingkat nasional. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Geopark Night Specta terus berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman wisata yang bermakna bagi pengunjung dan masyarakat lokal. Special Plan pengembangan pariwisata Gunungkidul akan terus dievaluasi dan disempurnakan untuk memastikan pencapaian yang berkelanjutan di masa depan.
