Dukcapil Jaksel Sosialisasi Pendatang Baru di Pejaten Timur

Jakarta – Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Selatan melakukan kegiatan sosialisasi dan bina kependudukan di RW 02, Pejaten Timur, Pasar Minggu, pasca libur Lebaran 1447 H. Tujuan utama kegiatan ini adalah mengajak warga yang baru pindah ke Jakarta untuk segera mendaftarkan diri dan melengkapi dokumen kependudukan.

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Shanti, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh Ibu Kota. “Salah satu fokus utamanya adalah sosialisasi kepada masyarakat baru yang tinggal di wilayah ini,” katanya saat diwawancara di Kantor Sekretariat RW 02, Senin.

Kegiatan dan Tujuan

Untuk mengumpulkan data pendatang baru, pihak Dukcapil hanya bisa memperoleh informasi dari warga yang secara resmi melaporkan kehadiran mereka ke kelurahan. Hal ini dilakukan dengan membawa Surat Keterangan Pindah WNI (SKPWNI). Sebagai upaya pengawasan, Dinas Dukcapil telah membuat dasbor yang memudahkan masyarakat memantau proses pendataan melalui link tertentu.

Pelayanan yang Diberikan

Shanti menambahkan, masyarakat dapat melakukan pelaporan secara mandiri melalui aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau langsung datang ke kantor kecamatan. “Ini terutama ditujukan untuk pendatang nonpermanen yang tinggal di Jakarta,” ujarnya.

Hingga Senin, tercatat 14 orang telah melaporkan diri di Kelurahan Pejaten Timur. Sementara di 105 orang, data tersebut telah terkumpul di seluruh Kecamatan Pasar Minggu. Angka ini akan terus bertambah seiring proses pendaftaran yang berlangsung.

Testimoni Pendatang

Siti Rohma, pendatang dari Cianjur, Jawa Barat, mengapresiasi pelayanan Dukcapil yang dinilainya mudah dan informatif. Ia menyebutkan bahwa informasi tentang pendataan pendatang baru disampaikan dengan jelas, sehingga memudahkan proses pendaftaran. “Saya langsung melakukan pelaporan agar lebih mudah saat bekerja di sini, tanpa beban administrasi,” katanya.

Pendataan pendatang baru dimulai sejak 25 Maret, setelah akhir libur Lebaran. Kegiatan ini diharapkan mempercepat proses verifikasi dan memastikan data kependudukan tetap akurat dan terupdate.