Visit Agenda: Pemkab dekatkan layanan perizinan ke masyarakat kepulauan
Pemkab Kepulauan Seribu Perkuat Akses Layanan Publik Melalui Program Keliling
Visit Agenda – Jakarta — Upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan secara konsisten. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Unit Pengelola Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPPMPTSP) mengambil langkah strategis dengan mendekatkan berbagai layanan perizinan langsung ke masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, sebagai wujud komitmen pemerintah dalam melayani warga secara lebih dekat dan efisien.
Kepala UPPMPTSP Kepulauan Seribu, Wachid Wahyudi, menjelaskan bahwa inisiatif ini menghadirkan berbagai layanan publik secara langsung melalui sistem jemput bola. Pendekatan ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintah tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota. “Kegiatan ini menghadirkan berbagai layanan publik secara langsung melalui sistem jemput bola untuk memudahkan masyarakat mengakses pelayanan pemerintah,” ujar Wachid Wahyudi saat ditemui di Jakarta pada Kamis (10/7).
Kolaborasi Lintas Instansi untuk Pelayanan Optimal
Program yang dinamakan Pelayanan Terpadu Keliling (Peduli) Pulau Plus-Plus ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi pemerintah. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi warga kepulauan setempat secara menyeluruh. Dalam pelaksanaannya, UPPMPTSP melibatkan sejumlah instansi dan lembaga terkait untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang komprehensif.
Instansi-instansi yang berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain Bank Jakarta, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait, Polres Kepulauan Seribu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Utara, Kantor Imigrasi Tanjung Priok, Pengadilan Agama Jakarta Utara, BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading, dan berbagai pihak lainnya. Kehadiran masing-masing instansi ini memberikan variasi layanan yang luas bagi masyarakat Pulau Kelapa.
Wachid menuturkan bahwa pelayanan terpadu keliling Peduli Pulau Plus-Plus hadir khusus untuk warga Pulau Kelapa pada Rabu (8/7). “UPPMPTSP Kepulauan Seribu berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk melaksanakan pelayanan jemput bola kepada masyarakat,” ujar Wachid. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang kuat antar lembaga dalam memberikan pelayanan terbaik.
Ragam Layanan untuk Masyarakat Kepulauan
Dalam kegiatan tersebut, tersedia sekitar 100 layanan kepada masyarakat yang mencakup berbagai kebutuhan administratif dan legal. Layanan-layanan tersebut antara lain pengurusan paspor, layanan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) atau dokumen kapal, pelayanan pertanahan, layanan pernikahan, dan layanan administrasi lainnya. Ketersediaan layanan yang beragam ini memungkinkan masyarakat menyelesaikan berbagai urusan penting tanpa harus bepergian ke daratan utama.
Selain layanan perizinan, pihak UPPMPTSP juga menyerahkan dua sertifikat halal kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah didampingi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk apresiasi terhadap UMKM lokal yang telah memenuhi standar kehalalan produknya. “Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan konsultasi dan jasa desain gambar teknik secara gratis yang disediakan UPPMPTSP,” tutur Wachid.
Komitmen Jangka Panjang untuk Kepuasan Masyarakat
Wachid menegaskan bahwa UPPMPTSP Kepulauan Seribu bersama kementerian, lembaga, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berkomitmen memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kepulauan Seribu. Komitmen ini bukan sekadar program sesaat, melainkan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan warga kepulauan.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat Kepulauan Seribu melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” ungkap Wachid.
Program Peduli Pulau Plus-Plus ini diharapkan dapat menjadi model pelayanan publik yang dapat ditiru di wilayah kepulauan lainnya. Dengan pendekatan yang lebih personal dan layanan yang datang langsung ke masyarakat, diharapkan tingkat kepuasan warga terhadap pelayanan pemerintah akan meningkat secara signifikan. Kehadiran berbagai instansi dalam satu lokasi juga menghemat waktu dan biaya bagi masyarakat yang sebelumnya harus mengunjungi beberapa kantor berbeda untuk menyelesaikan berbagai urusan administratif.
Ke depan, UPPMPTSP Kepulauan Seribu berencana untuk memperluas cakupan program ini ke pulau-pulau lainnya di wilayah kepulauan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih responsif dan dekat dengan rakyat. Melalui berbagai inovasi dan kolaborasi yang terus dilakukan, masyarakat Kepulauan Seribu dapat merasakan manfaat nyata dari pelayanan publik yang berkualitas dan mudah diakses.
