Arus Mudik Mulai Terlihat, Volume Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Naik
Pada masa persiapan hari libur Idul Fitri 1447 H/2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat adanya lonjakan jumlah kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa. Dalam periode H-10 hingga H-9 (11–12 Maret 2026), tercatat sebanyak 62.503 kendaraan melintas ke arah Timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, meningkat 13,68% dibandingkan kondisi lalu lintas biasa yang mencapai 54.982 kendaraan. Untuk menjaga kelancaran transaksi dan mengurangi risiko tumpukan kendaraan, JTT mengoperasikan 16 gardu tol di GT Cikampek Utama.
Antrean Kendaraan ke Jakarta Juga Mengalami Peningkatan
Di sisi lain, kendaraan yang berasal dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta juga mengalami kenaikan. Dari GT Cikampek Utama, tercatat 56.391 kendaraan bergerak ke arah Jakarta, naik 8,98% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 51.742 unit. JTT terus memantau tren ini di sejumlah ruas tol yang dikelolanya di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Program Diskon Tarif Tol untuk Mendistribusikan Arus Lalu Lintas
Sejumlah ruas yang dikelola oleh Jasamarga Transjawa Tol meluncurkan inisiatif diskon tarif tol sebagai upaya memberikan akses perjalanan yang lebih ekonomis dan mengurangi kepadatan di jalur utama. Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, menjelaskan bahwa program ini diterapkan oleh PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) yang mengelola ruas Batang Semarang.
“Potongan tarif sebesar 23% berlaku untuk seluruh transaksi di Gerbang Tol Ruas Batang Semarang, mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026,” ujar Ria.
JTT juga mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk memperhatikan keselamatan, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi tetap optimal, serta memenuhi kebutuhan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum memulai perjalanan. Langkah-langkah ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik selama masa libur.
