Open House di Istana Jakarta Siang-Sore, Kuota Pengunjung 5.000 Orang

Istana Kepresidenan Jakarta menyelenggarakan acara open house bagi masyarakat umum pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Acara ini berlangsung setelah salat zuhur hingga sore hari, dengan jumlah peserta yang dibatasi sebanyak lima ribu orang, kata Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, pada Jumat (20/3/2026).

Menurut Teddy, Presiden Prabowo terlebih dahulu melakukan salat Idul Fitri di Aceh. Setelah menyapa warga, mantan ketua umum Partai Gerindra itu kembali ke Jakarta. Di sana, Istana menyediakan kegiatan halalbihalal dan silaturahmi untuk masyarakat yang ingin berkunjung, tambahnya.

“Setelah (dari Aceh), Bapak Presiden akan ke Jakarta. Kemudian kemungkinan kalau di istana, siang kami menyiapkan halalbihalal, silaturahmi, untuk seluruh warga masyarakat yang mau berkunjung,” ujar Teddy.

Untuk mengatur jumlah pengunjung, Teddy menjelaskan bahwa akses ke Istana dibatasi maksimal lima ribu orang. Jika tempat di dalam Istana terpenuhi, kegiatan akan berlangsung di sekitar Kementerian Sekretariat Negara. “Ya lima ribuan mungkin, seperti tahun sebelumnya. Kita siapkan di dalam, nanti bila tidak muat, di luar juga sudah disiapkan oleh Pak Mensesneg tenda, kemudian ya nanti bergantian masuk,” tambahnya.

Istana juga menyiapkan jamuan makan siang bagi peserta. Selain itu, tersedia hiburan khusus untuk anak-anak. “Ada makan siang, ada silaturahmi, ada ketupat dan sebagainya. Istana terbuka untuk umum, itu siang sampai sore hari. Seperti tahun sebelumnya, istana dibuka untuk rakyat, nanti disiapkan berbagai macam makanan dan hiburan sedikit untuk anak kecil begitu ya kira-kira,” katanya.

Presiden Prabowo merayakan Idul Fitri 1447 H di Pulau Sumatra. Sebelumnya, ia melakukan takbiran di kawasan Kantor Gubernur Sumatra Utara dan membagikan paket sembako kepada warga. “Kemarin kalau teman-teman lihat, Bapak Presiden menghabiskan malam tahun baru di Sumatra Utara bersama Pak Gubernur juga, tepatnya di Tapanuli Selatan. Kemudian hari ini beliau ingin lagi setelah 3 bulan sekalian mengecek, kemudian malam takbiran di Sumatra Utara,” ucap Teddy.