Anggota Komisi I Dorong TNI Lebih Dekat dengan Rakyat

Jakarta – Selama kunjungan kerja ke Batalion Infanteri 132/Bima Sakti di Kampar, Riau, Senin (dilaporkan dari Jakarta), anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI Syahrul Aidi Maazat menekankan pentingnya TNI semakin akrab dengan masyarakat. Ia menyoroti program ketahanan pangan sebagai salah satu upaya mengukuhkan hubungan tersebut.

Kita ingin program ketahanan pangan tidak hanya berjalan di lingkungan TNI, tetapi juga melibatkan masyarakat. Saya yakin masyarakat akan antusias menyambutnya,” ujar Syahrul.

Dalam acara tersebut, Syahrul mengelilingi batalion untuk menilai kondisi terkini serta berbagai inisiatif yang dijalankan, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. Ia mengapresiasi upaya Yonif 132/Bima Sakti dalam memanfaatkan sumber daya batalion untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita melihat berbagai aktivitas seperti budidaya perikanan, peternakan, pertanian, serta pengembangan tanaman palawija. Saya juga memberikan masukan berdasarkan pengalaman dan kebutuhan warga,” tambah Syahrul.

Komandan Yonif 132/Bima Sakti Letnan Kolonel Infanteri Diyan Mantofani menjelaskan kondisi batalion saat ini. Idealnya, Yonif 132/Bima Sakti membutuhkan 700 prajurit, terdiri dari 30 perwira, 121 bintara, dan 549 tamtama. Namun, jumlah yang terpenuhi hanya 464 personel, terdiri dari 16 perwira, 60 bintara, dan 388 tamtama.

Diyan menyampaikan bahwa masih diperlukan 236 prajurit tambahan, yaitu 14 perwira, 61 bintara, dan 161 tamtama. Ia berharap adanya penambahan anggota dalam waktu dekat. Selain itu, ia menekankan peran Komisi I DPR RI dalam mendukung keamanan nasional.

“Terima kasih, Bapak Syahrul Aidi. Beliau pun proaktif mengajukan pertanyaan mengenai dukungan yang perlu diberikan agar Yonif 132/Bima Sakti dapat menjalankan fungsi sesuai tugas negara,” kata Diyan.