KAI Ikut serta di Job Fair Undip 2026, Tawarkan Peluang Karier untuk Generasi Muda
Semarang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan hadir dalam acara Job Fair Universitas Diponegoro pada 15 hingga 16 April 2026 di Gedung Muladi Dome kampus tersebut. Kehadiran KAI dalam kegiatan ini bertujuan memperkenalkan peluang kerja bagi lulusan muda yang ingin berkembang di industri transportasi kereta api.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa acara ini menjadi ajang untuk mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan potensi lulusan perguruan tinggi. “KAI membuka kesempatan bagi generasi muda untuk bergabung dan tumbuh bersama. Ini juga memperlihatkan bagaimana industri perkeretaapian membutuhkan talenta yang berkualifikasi dan berkompeten,” tutur Anne.
Posisi yang Dibuka untuk Berbagai Jenjang Pendidikan
Perusahaan menyiapkan berbagai formasi pekerjaan, mulai dari lulusan D3 hingga D4/S1, dalam berbagai bidang. Beberapa posisi yang tersedia antara lain Kondektur, Facility & Support Staff, Health & Safety Staff, Rollingstock & Infrastructure Maintenance, Corporate & Legal Audit, Human Capital & General Affairs, Finance & Safety, Information Technology, Business Development, Facility & Maintenance, Asset & Building, serta Commercial Staff.
Partisipasi KAI dalam Job Fair ini sejalan dengan kebutuhan untuk menemukan SDM yang adaptif dan memiliki keahlian beragam. Perkembangan layanan dan pemanfaatan teknologi memperkuat kebutuhan akan talenta yang mampu memenuhi standar operasional modern.
“Kami berharap acara ini memberikan gambaran jelas bagi peserta tentang karier di KAI Group dan membuka ruang untuk berkembang bersama perusahaan,” tambah Anne.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen perusahaan. Semua informasi resmi terkait proses seleksi, syarat, dan jadwal dapat diakses melalui situs https://e-recruitment.kai.id.
Proses rekrutmen KAI tidak ada biaya yang ditarik, baik dalam bentuk transportasi maupun akomodasi. Pencari kerja diminta untuk mengabaikan pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Jika menemukan indikasi penipuan, laporan dapat dikirim melalui Contact Center 121 atau (021) 121.
