Arief Wismoyono juarai lari lintas alam Kerinci100 Jambi
Pada 4 hingga 5 Maret 2026, Kabupaten Kerinci menjadi lokasi gelaran lomba lari lintas alam Kerinci100. Arif Wismoyono, pelari lintas alam, berhasil menjadi pemenang setelah mengatasi 28 pesaing dari berbagai daerah, termasuk luar negeri. Ia menyelesaikan lomba yang mencakup jarak 100 km dengan waktu total sekitar 18 jam, tiba di garis finis pada Sabtu pukul 21.59 WIB.
Perjalanan Menantang ke Puncak Gunung Kerinci
Dalam lomba yang berlangsung di Gunung Kerinci, Arif menghadapi medan berat, termasuk jalur menanjak dan rawa. “Saya kira sudah habis, hutan itu (Gunung Tujuh) ampun hutan belantara, duri-duri tapi seru sih,” ujarnya setelah menyelesaikan tantangan. Ia mencapai puncak Gunung Kerinci pada pukul 08.26 WIB setelah menempuh perjalanan selama dua jam lebih, menjadi pelari maraton pertama yang meraih puncak Gunung Kerinci (3.805 Mdpl).
“Lintasan dan hambatan belum banyak diketahui, bentang alam cara menyikapi beda bertemu rawa bagaimana menyikapi. Target kita untuk yang 100 kilo kira-kira 33 jam,”
Dian Ersukmara, Direktur Operasi, menjelaskan bahwa lomba ini memiliki karakteristik unik dan tantangan khusus yang tidak ditemukan di gunung api lain di Indonesia. Faktor seperti literasi jalur yang terbatas serta variasi medan menjadikan acara ini menarik bagi para pecinta petualangan.
Pengalaman Petualangan di Jalur Lintas Alam
Setelah melewati cek poin pertama, Arif melanjutkan perjalanan menuju cek poin kedua di Danau Gunung Tujuh. Di sana, ia mengatasi jalur berlumpur dan menghabiskan waktu 1 jam 21 menit untuk menyelesaikan tahap tersebut. Dengan tenaga yang tersisa, ia berjuang melalui medan basah di Rawa Bento Kerinci, yang dikenal sulit untuk dilalui. Meski berat, Arif tetap berhasil menyelesaikan lomba ini.
Kemampuan Arif dalam menghadapi berbagai medan menunjukkan ketahanan dan keahlian yang luar biasa. Dengan mengatasi rawa dan hutan belantara, ia menciptakan catatan prestasi yang membanggakan bagi penyelenggara dan peserta lain.
Karakteristik Unik Lomba Lari di Gunung Kerinci
Lomba lintas alam Kerinci100 dirancang dengan jalur yang beragam, termasuk kombinasi medan menanjak, menurun, dan rawa. Hal ini membedakannya dari lomba serupa di wilayah lain. “Kami memastikan jalur ini memaksa pelari untuk beradaptasi dengan bentang alam yang berbeda,” tambah Dian sebelum acara dimulai.
Kehadiran Arif sebagai pemenang mengukuhkan bahwa Kerinci100 tidak hanya menguji kekuatan fisik, tetapi juga kegigihan dan ketelitian pelari dalam menghadapi setiap tantangan. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa acara ini mampu menghadirkan pengalaman tak terlupakan bagi peserta.
