Bandara Bali tambah dua rute baru Waingapu dan Wakatobi

Bandara Ngurah Rai Perkuat Konektivitas dengan Dua Rute Penerbangan Baru ke Timur Indonesia

Bandara Bali tambah dua rute baru – Denpasar – Langkah strategis kembali diambil oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam upaya memperluas jaringan penerbangan domestik. Fasilitas udara internasional di Pulau Dewata ini resmi menambahkan dua rute penerbangan baru yang menghubungkan Bali dengan wilayah timur Indonesia. Kedua rute tersebut adalah jalur menuju Waingapu di Nusa Tenggara Timur serta Wakatobi Matahora di Sulawesi Tenggara. Pengumuman penting ini disampaikan oleh General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, yang menegaskan bahwa pintu gerbang udara Bali telah resmi membuka dua layanan penerbangan baru yang dioperasikan oleh maskapai TransNusa.

Pembukaan kedua rute ini terjadi dalam kurun waktu dua hari berturut-turut, menandai momen bersejarah bagi konektivitas udara di Indonesia. Rute pertama menghubungkan Bali (DPS) dengan Waingapu (WGP), sementara rute kedua menghubungkan Bali (DPS) dengan Wakatobi Matahora (WNI), keduanya dalam format perjalanan pulang-pergi. Nugroho Jati menjelaskan bahwa penerbangan perdana untuk rute Bali menuju Waingapu telah dilayani pada hari Rabu, tanggal 15 Juli, sedangkan penerbangan perdana untuk rute menuju Wakatobi Matahora dilaksanakan pada Kamis pagi yang sama. Antusiasme besar menyelimuti seluruh pihak atas pembukaan dua rute strategis ini.

Detail Penerbangan Perdana dan Jadwal Operasional

Rangkaian penerbangan perdana dimulai pada Rabu (15/7) melalui rute Bali (DPS) menuju Waingapu (WGP). Pesawat bertipe Comac ARJ-21 dengan nomor penerbangan 8B-5652 berhasil lepas landas dari Bali pada pukul 08.19 Wita dengan mengangkut 88 penumpang. Penerbangan sebaliknya dari Waingapu (WGP) dengan nomor penerbangan 8B-5653 mendarat di Bali pada pukul 12.24 Wita dengan membawa sebanyak 94 penumpang. Angka-angka ini menunjukkan minat masyarakat yang cukup tinggi terhadap rute baru tersebut.

Keesokan harinya pada Kamis pagi, Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali melepas penerbangan perdana untuk rute Bali (DPS) menuju Wakatobi Matahora (WNI). Pesawat dengan nomor penerbangan 8B-5662 berangkat pada pukul 08.10 Wita dengan membawa 90 penumpang. Sementara itu, rute sebaliknya dengan nomor penerbangan 8B-5663 tiba di Bali pada pukul 13.32 Wita dengan mengangkut 70 penumpang. Kedua penerbangan perdana ini berjalan lancar dan menjadi awal baru bagi konektivitas udara Bali dengan wilayah timur Indonesia.

Pengelola bandara menjelaskan bahwa maskapai dalam negeri TransNusa melayani kedua rute baru ini secara berkala untuk memberikan fleksibilitas perjalanan bagi masyarakat dan wisatawan. Rute Bali-Waingapu dan sebaliknya dijadwalkan beroperasi sebanyak empat kali dalam sepekan, yaitu setiap Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu. Sedangkan untuk rute Bali-Wakatobi Matahora dan sebaliknya dijadwalkan dilayani sebanyak tiga kali dalam sepekan, yaitu pada hari Senin, Kamis, dan Minggu. Jadwal yang teratur ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat.

Dampak Strategis bagi Ekonomi dan Pariwisata Bali

Kedua rute baru tersebut secara resmi menggenapkan total jaringan rute domestik yang dilayani oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali hingga Juli 2026 menjadi 22 rute penerbangan. Dengan adanya konektivitas dari dan menuju Waingapu dan Wakatobi, posisi bandara di Bali Selatan sebagai hub transportasi udara yang strategis semakin diperkuat. Hal ini juga membuka akses konektivitas yang lebih mudah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Nugroho Jati menyampaikan apresiasi atas pembukaan penerbangan dari TransNusa untuk rute Waingapu dan Wakatobi. Menurutnya, dua rute ini menambah rute lain yang sebelumnya sudah dioperasikan TransNusa dari dan ke Bali. Dengan adanya dua rute baru ini, terdapat potensi besar untuk menjadi kesempatan pertumbuhan perekonomian dan ekosistemnya. Manajemen bandara mengajak semua pihak untuk bersama-sama bahu membahu melanggengkan penerbangan baru ini, serta ke depannya bertambah terus dan semakin besar.

Dengan ini maka bandara di Bali itu melayani 22 rute domestik yang dioperasikan oleh 11 maskapai penerbangan nasional. Adapun rute domestik yang saat ini dilayani Bandara I Gusti Ngurah Rai adalah Cengkareng, Surabaya, Lombok Praya, Labuan Bajo, Makassar, Jakarta-Halim, Kulon Progo, Tambolaka, Semarang, Kupang, Solo, Balikpapan, Banjarmasin, Bima, Sumbawa, Manado, Pontianak, Timika, Wakatobi Maranggo, Jayapura, serta dua rute baru yakni Waingapu dan Wakatobi Matahora.

Melalui pembukaan rute-rute baru ini, kami sebagai pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menjaga standar keselamatan, dan mendukung penuh seluruh mitra usaha demi terciptanya konektivitas udara yang aman, nyaman, serta terintegrasi di seluruh Indonesia.