LMAN hibahkan empat kontainer pulihkan akses warga Aceh pascabencana
LMAN Hibahkan Empat Kontainer Pulihkan Akses Warga Aceh Pasca Bencana
LMAN hibahkan empat kontainer pulihkan akses – Banda Aceh mencatatkan momen penting dalam upaya pemulihan wilayah setelah Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyerahkan empat unit kontainer kepada Desa Gampong Gunci. Penyerahan ini bertujuan mendukung pembangunan akses menuju jembatan bailey yang berfungsi sebagai jalur penghubung utama bagi masyarakat setempat. Keputusan ini diambil setelah bencana alam merusak infrastruktur vital di kawasan tersebut, sehingga mobilitas warga terganggu secara signifikan.
Kepala Divisi Pendayagunaan Properti II LMAN, Lukman Hakim Fasa, menyampaikan harapannya melalui pernyataan resmi di Aceh Utara pada hari Jumat. Ia menjelaskan bahwa kontribusi ini diharapkan menjadi bagian integral dari gerakan bersama untuk menghidupkan kembali kehidupan masyarakat Aceh Utara. Proses penyerahan bantuan dilakukan di Lhokseumawe, Aceh, dengan kehadiran Keuchik Gampong Gunci, Fazir Ramli, yang menerima kontainer tersebut. Acara ini juga difasilitasi oleh Polres Lhokseumawe sebagai bagian dari koordinasi antarinstansi yang intensif.
Optimalisasi Barang Milik Negara untuk Masyarakat
Hibah kontainer ini mewakili bentuk nyata optimalisasi Barang Milik Negara (BMN) agar memberikan manfaat konkret bagi masyarakat. Langkah ini juga bertujuan mempercepat pemulihan konektivitas wilayah yang terganggu akibat bencana. Lukman Hakim Fasa menegaskan bahwa LMAN terus mendorong pengelolaan barang milik negara agar memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat secara bersamaan. Melalui program ini, LMAN menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan daerah terpencil.
“Hibah empat unit kontainer ini menjadi salah satu wujud komitmen LMAN untuk memastikan BMN dapat berkontribusi dalam memulihkan konektivitas wilayah, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, aparat keamanan, dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Lukman, setiap BMN memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat apabila dikelola secara tepat sesuai ketentuan yang berlaku. Keempat kontainer tersebut akan dimanfaatkan sebagai bagian dari konstruksi akses menuju jembatan bailey di kawasan Kruweng, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Infrastruktur ini menjadi jalur penghubung utama masyarakat setelah jembatan sebelumnya rusak diterjang banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada awal tahun.
Jalur Vital yang Menghubungkan Lima Gampong
Sebelum dihantam bencana, jembatan tersebut menjadi akses vital yang menghubungkan lima gampong, yaitu Gampong Gunci, Sawang, Lhok Cut, Kubu, dan Blang Cut. Jalur tersebut juga menghubungkan Kecamatan Sawang, Aceh Utara dengan Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen. Setiap hari, masyarakat memanfaatkannya untuk menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pusat pemerintahan, pasar tradisional, serta mengangkut hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan warga. Kerusakan jembatan menyebabkan warga harus menempuh rute alternatif yang lebih panjang.
“Melalui hibah BMN dari LMAN, akses menuju jembatan bailey diharapkan semakin kuat sehingga konektivitas antarwilayah dapat kembali pulih dan aktivitas masyarakat berjalan lebih aman, lancar, serta produktif,” tegas Lukman Hakim Fasa.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Lhokseumawe, AKP Wahyudi, menilai dukungan LMAN menjadi bentuk nyata kolaborasi antarinstansi dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada LMAN atas support dan bantuannya dalam penanganan bencana hidrometeorologi di Gampong Gunci, Kecamatan Sawang. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang kuat antara berbagai pihak dalam pemulihan wilayah yang terdampak.
Dalam kesempatan yang sama, Keuchik Gampong Gunci, Fazir Ramli, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan mengingat akses penghubung di sana menjadi jalur utama mobilitas warga menuju pusat kecamatan. Ia mengucapkan terima kasih kepada LMAN dan Polres Lhokseumawe yang telah mendampingi serta memfasilitasi mereka sehingga memperoleh hibah empat unit kontainer dari LMAN. Bantuan ini akan dimanfaatkan sebagai jalur penyeberangan menuju pusat kecamatan, membantu masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Pemulihan infrastruktur ini diharapkan dapat mempercepat kembalinya kehidupan normal bagi warga Aceh Utara. Dengan adanya kontainer yang mendukung konstruksi akses menuju jembatan bailey, masyarakat dapat lebih mudah mengakses berbagai fasilitas penting. Hal ini juga akan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal yang selama ini terganggu akibat kerusakan jembatan. Kolaborasi antara LMAN, Polres Lhokseumawe, dan pemerintah daerah menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kembali wilayah yang terdampak bencana. LMAN hibahkan empat kontainer pulihkan akses – langkah ini menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah pusat dapat membantu daerah terpencil.
