Bursa

Indodax ajak investor cermati pasar kripto menyusul inflasi AS

aloydian
Foto : Michael Moore - indocrowdfunding.com
Daftar Isi
  1. Inflasi AS dan arah kebijakan The Fed
  2. Indodax ajak investor cermati pasar dengan perspektif lebih luas
  3. FAQ: Hal yang perlu diperhatikan investor kripto
  4. Related Reading

Indocrowdfunding.com – Indodax ajak investor cermati pasar kripto menyusul inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih berada di atas target Federal Reserve atau The Fed sebesar 2 persen. Investor dinilai perlu membaca kondisi pasar secara menyeluruh dan tidak menjadikan satu indikator ekonomi sebagai dasar tunggal dalam mengambil keputusan investasi aset kripto.

Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian mengatakan perkembangan inflasi AS, arah suku bunga, likuiditas global, regulasi, serta kondisi setiap aset kripto dapat memengaruhi pergerakan pasar. Karena itu, investor perlu mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menentukan strategi transaksi.

Inflasi AS dan arah kebijakan The Fed

Catatan rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang dirilis Federal Reserve AS pada 7 Oktober 2026 memperlihatkan bahwa pembuat kebijakan masih mencermati risiko inflasi. Dokumen tersebut merangkum rapat FOMC pada 15–16 September 2026 yang memutuskan kenaikan suku bunga acuan menjadi 3,75–4,00 persen.

Menurut Aloysia, perhatian The Fed terhadap inflasi memang menjadi salah satu hal penting bagi pasar keuangan. Namun, pasar kripto tidak bergerak hanya karena satu data atau satu keputusan kebijakan. Likuiditas global, kondisi ekonomi, perkembangan regulasi, dan sentimen terhadap masing-masing aset juga memiliki pengaruh.

“Oleh karena itu, investor perlu melihat konteks yang lebih luas dan tidak bertumpu pada satu indikator ekonomi,” ujar Aloysia.

Menjelang rapat FOMC berikutnya pada 27–28 Oktober 2026, perekonomian AS dinilai masih tumbuh solid dengan kondisi pasar tenaga kerja yang relatif stabil. Perubahan ekspektasi suku bunga tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi likuiditas serta minat investor terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto.

Indodax ajak investor cermati pasar dengan perspektif lebih luas

Indodax ajak investor cermati pasar dengan memahami bahwa kebijakan moneter AS dapat memberi dampak terhadap sentimen global, tetapi bukan satu-satunya penentu arah harga kripto. Investor dapat memantau data ekonomi, pernyataan bank sentral, perkembangan regulasi, serta kondisi pasar sebelum mengambil tindakan.

Dalam situasi pasar yang bergerak cepat, keputusan berdasarkan pergerakan harga jangka pendek saja berisiko membuat investor mengabaikan tujuan investasi dan profil risiko pribadi. Riset mandiri tetap penting agar investor memahami karakter aset yang diperdagangkan dan potensi risiko yang menyertainya.

Aktivitas pasar kripto domestik tetap bertumbuh

Dari dalam negeri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah konsumen pedagang aset keuangan digital dan kripto mencapai 23,21 juta pada Agustus 2026. Jumlah tersebut naik 1,23 persen dibandingkan Juli 2026.

Nilai transaksi aset kripto pada Agustus 2026 mencapai Rp23,16 triliun atau meningkat 12,87 persen secara bulanan. Pada periode yang sama, volume transaksi di Indodax tercatat mencapai Rp9 triliun, naik sekitar 20 persen secara bulanan.

Aloysia menilai pertumbuhan itu menunjukkan aktivitas perdagangan aset kripto nasional tetap berjalan di tengah dinamika kebijakan global dan perubahan sentimen pasar. Namun, peningkatan partisipasi masyarakat perlu dibarengi dengan pemahaman yang memadai mengenai aset kripto dan manajemen risiko.

“Melihat partisipasi masyarakat yang terus bertumbuh secara positif menunjukkan bahwa aset kripto semakin menjadi bagian penting dari perekonomian nasional,” katanya.

FAQ: Hal yang perlu diperhatikan investor kripto

Mengapa inflasi AS dapat memengaruhi pasar kripto?

Inflasi dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed. Perubahan ekspektasi tersebut berpotensi berdampak pada likuiditas global dan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto.

Apakah keputusan FOMC menjadi satu-satunya acuan investasi kripto?

Tidak. Indodax ajak investor cermati pasar dengan melihat sejumlah faktor, seperti kondisi ekonomi global, likuiditas, regulasi, sentimen pasar, serta karakteristik masing-masing aset kripto.

Bagaimana investor dapat mengelola risiko?

Investor perlu melakukan riset mandiri, memahami risiko aset yang dipilih, menyesuaikan transaksi dengan tujuan keuangan dan toleransi risiko, serta tidak hanya berorientasi pada fluktuasi harga jangka pendek.

Michael Moore - indocrowdfunding.com

Michael Moore - indocrowdfunding.com

Michael Moore adalah data analyst yang mengkhususkan diri dalam analisis performa kampanye crowdfunding. Ia menggunakan pendekatan berbasis data untuk mengoptimalkan strategi donasi dan meningkatkan ROI kampanye. Artikelnya di IndoCrowdfunding membahas metrik penting, analisis tren, dan evaluasi kampanye.