Mitigasi Kenaikan Harga Plastik Jadi Fokus Pemerintah

Dalam upaya mengatasi dampak kenaikan biaya bahan baku plastik, pemerintah sedang menggelar diskusi untuk merumuskan langkah-langkah penanggulangan. Lonjakan harga plastik ini berawal dari ketidakstabilan pasokan global, termasuk pengaruh konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Kenaikan Biaya Bahan Baku Picu Keluhan UMKM

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan, beberapa pelaku usaha kecil dan menengah telah menyampaikan keluhan terkait kenaikan harga plastik. Ia menegaskan bahwa naiknya biaya bahan baku telah mengganggu operasional sektor UMKM, sehingga pemerintah berencana mengambil tindakan untuk memastikan kelangsungan usaha mereka.

“Sudah ada aspirasi yang masuk. Kebutuhan plastik untuk bungkus produk memang naik … Tapi kami akan siapkan mitigasinya,” ujar Maman.

Dalam rangka merumuskan solusi, Kementerian UMKM berencana bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan. Namun, Maman mengatakan detail tindakan yang akan diambil masih dalam pembahasan teknis, sehingga belum bisa dijelaskan secara rinci saat ini.

Dilaporkan, harga plastik di dalam negeri telah mengalami kenaikan signifikan, mencapai 30–80 persen. Fluktuasi ini dipicu oleh gangguan pasokan bahan baku utama, yang secara langsung dipengaruhi oleh gejolak politik di wilayah Timur Tengah.