BPJS Kesehatan hadirkan 8 program andalan jawab kebutuhan peserta
Peluncuran program baru di Kantor Pusat BPJS Kesehatan
Jakarta, Rabu – Pada acara peluncuran pelayanan administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) 24 jam dan kick off quick wins direksi, BPJS Kesehatan periode 2026–2031 merilis delapan inisiatif utama untuk memenuhi berbagai kebutuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa program-program ini menjadi bentuk komitmen lembaga dalam mendukung salah satu poin Asta Cita Presiden Prabowo, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui layanan kesehatan.
“Quick wins ini merupakan upaya kami untuk menjawab tantangan yang dihadapi peserta JKN, baik secara administratif maupun dalam akses pelayanan,” ujar Pujo.
Program Customer Centric dan Collaborative
Delapan program andalan BPJS Kesehatan terdiri dari empat inisiatif berfokus pada kepuasan peserta (Customer Centric) dan empat program kolaboratif dengan pihak lain (Collaborative). Dua di antaranya adalah Siswa Sehat Sekolah Rakyat dan Desa Sehat JKN, yang melibatkan kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk menyediakan fasilitas kesehatan. Selain itu, lembaga juga menggandeng kapal bantu rumah sakit TNI AL untuk menjangkau daerah 3T, serta mengirimkan tenaga medis ke wilayah yang sama.
Strategi mengakses layanan kesehatan
Program JKN 3T, yang melibatkan pengiriman tenaga kesehatan ke daerah terpencil, menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan aksesibilitas layanan. Sementara Siswa Sehat Sekolah Rakyat fokus pada pemeriksaan kesehatan rutin untuk siswa di tiga sekolah rakyat. Desa Sehat JKN, di sisi lain, bertujuan mengembangkan kesehatan masyarakat desa melalui dukungan fasilitas kesehatan yang lebih baik.
Ke delapan program ini dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi dan kualitas pelayanan JKN, serta memperkuat sistem kesehatan nasional melalui pendekatan inovatif dan kerja sama lintas sektor.
