Menlu Saudi dan Menlu Iran Berdiskusi, Fokus pada Pemulihan Stabilitas Kawasan
Jakarta, Kamis
Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah, melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, guna membahas isu terkini yang berkembang di wilayah Timur Tengah. Dalam komunikasi tersebut, keduanya meninjau perkembangan terbaru dan menyepakati langkah-langkah untuk menurunkan intensitas ketegangan demi mengembalikan ketenangan dan kestabilan di kawasan tersebut, sebagaimana diberitakan oleh akun resmi Kementerian Luar Negeri Saudi di platform X.
Sebelumnya pada hari yang sama, kementerian Saudi menyatakan dukungan terhadap pencapaian gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Pernyataan ini dilaporkan melalui akun resmi mereka di platform X, Kamis. Harapan Arab Saudi adalah penghentian total permusuhan yang berlangsung di wilayah tersebut.
“Kementerian Luar Negeri menyambut baik pernyataan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif terkait tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran mengenai gencatan senjata,” demikian pernyataan kementerian tersebut.
Pada Selasa malam, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan persetujuannya untuk gencatan senjata bilateral selama dua minggu dengan Iran. Ia juga menyatakan bahwa Iran telah setuju membuka Selat Hormuz. Sebagai respons, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengumumkan akan memulai perundingan dengan AS pada Jumat di kota Islamabad, ibu kota Pakistan.
