MIND ID Capai Pendapatan Rp159 Triliun di Tahun 2025

Jakarta – Pada Senin, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa perusahaan holding industri pertambangan nasional ini berhasil meraih pendapatan sebesar Rp159 triliun pada 2025, melebihi target yang ditetapkan sebesar 4 persen. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, Maroef menjelaskan bahwa angka tersebut mencerminkan kinerja positif meski di tengah berbagai perubahan dan hambatan.

“MIND ID mencatat pendapatan atau revenue sebesar Rp159 triliun atau 4 persen di atas target,” ujar Maroef.

Maroef menjelaskan bahwa proses transformasi MIND ID dimulai sejak Februari 2025, dengan kedatangan Danantara sebagai pengelola. Pada bulan yang sama, pemerintah juga melakukan revisi terhadap aturan harga patokan mineral dan batu bara. Selain itu, perubahan susunan manajemen terjadi di bulan Juni, sedangkan September menjadi puncak dinamika operasional, termasuk insiden yang terjadi di PT Freeport Indonesia.

“Kemudian pada Juni, pergantian susunan dan manajemen, lalu pada September, dinamika operasional termasuk insiden yang terjadi di PT Freeport Indonesia,” tambah Maroef.

MIND ID juga mencatat EBITDA sebesar Rp42 triliun, 3 persen di atas target, serta laba bersih sebesar Rp29 triliun, meningkat 13 persen dari rencana awal. Maroef menegaskan bahwa manajemen terus berkomitmen pada aspek keselamatan, kepatuhan, dan tata kelola yang optimal. Ia menyoroti pentingnya sinergi dalam proyek hilirisasi strategis, penguatan pengelolaan risiko, dan peningkatan kontribusi bagi perekonomian nasional.

Dalam RDP Komisi XII DPR RI yang mengawasi sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM), Wakil Ketua Komisi XII Sugeng Suparwoto menilai performa MIND ID menggambarkan evolusi industri pertambangan Indonesia yang lebih terpadu dan berkelanjutan. Sugeng menyoroti kebijakan hilirisasi sebagai langkah kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kebijakan hilirisasi menjadi langkah strategis untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 2029,” kata Sugeng.

Menurut Sugeng, MIND ID memiliki peran strategis dalam mengelola sumber daya mineral secara terintegrasi, dari penggalian hingga pemanfaatan. Ia menekankan bahwa perusahaan ini berkomitmen untuk memperkuat tata kelola dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi bangsa.