New Policy: Bitmine Immersion Umumkan Kepemilikan ETH Mencapai 5,62 Juta Token dan Total Kripto Maupun Uang Tunai Sebesar $10,4 Miliar

Bitmine Immersion Umumkan Kepemilikan ETH dan Total Aset Mencapai $10,4 Miliar

New Policy – Perusahaan teknologi blockchain Bitmine Immersion Technologies, yang bergerak di bidang jaringan Bitcoin dan Ethereum, baru saja mengungkapkan bahwa mereka telah mengakuisisi 5,62 juta token Ethereum (ETH) dan menumpuk total aset sebesar $10,4 miliar, terdiri dari kripto serta dana tunai. Penyataan ini dilakukan pada hari ini, menyusul keberhasilan penjualan saham preferen seri A yang berlangsung pada 10 Juni 2026. Berdasarkan laporan terbaru, kepemilikan ETH Bitmine mencapai 4,66% dari total pasokan sebanyak 120,7 juta token, yang berarti perusahaan ini memegang posisi strategis dalam ekosistem Ethereum.

Peluncuran Saham Preferen Seri A dan Kinerja Pasar

Sebagai bagian dari strategi ekspansi ke pasar global, Bitmine menyelesaikan penawaran saham preferen seri A sebanyak 3,5 juta lembar dengan tingkat dividen 9,50% pada 10 Juni 2026. Penjualan ini dilakukan dengan harga $80 per lembar, dan menghasilkan pendapatan bersih sekitar $273,8 juta setelah dikurangi biaya underwriting serta estimasi pengeluaran perusahaan. Saham-saham tersebut, yang akan diperdagangkan di NYSE dengan kode BMNP, diharapkan mampu memperkuat likuiditas dan menguatkan posisi Bitmine sebagai pemain utama di industri kripto.

Menurut Thomas “Tom” Lee, Chairman Bitmine, peluncuran saham preferen ini adalah langkah penting untuk diversifikasi aset perusahaan. “Pendapatan dari staking Ethereum sebesar $219 juta per tahun memberikan arus kas stabil yang mendukung pembayaran dividen terhadap saham preferen BMNP,” ujarnya. Dividen akan dibayarkan setiap minggu sesuai dengan ketentuan dalam sertifikat penetapan yang berlaku.

Kepemilikan Kripto dan Posisi di Fortune Crypto 100

Sebagai perusahaan yang fokus pada akumulasi aset kripto untuk investasi jangka panjang, Bitmine telah membukukan kepemilikan kripto dan uang tunai yang mencapai $10,4 miliar. Jumlah ini meliputi 5,62 juta ETH, 204 Bitcoin (BTC), serta kepemilikan lainnya seperti saham Eightco Holdings (NASDAQ: ORBS) senilai $88 juta dan dana tunai serta surat berharga yang dapat diperdagangkan sebesar $502 juta. Dengan kekayaan yang signifikan, Bitmine memimpin dalam pertumbuhan nilai aset kripto per saham dan likuiditas perdagangan yang tinggi di Amerika Serikat.

Perusahaan ini juga berhasil masuk dalam daftar Fortune Crypto 100 tahun 2026, yang memasukkan 100 perusahaan paling berpengaruh di industri blockchain. Kehadiran Bitmine di dalam peringkat ini ditentukan melalui analisis data cermat oleh Inca Digital dan survei dari para ahli kripto terkemuka. “Kami yakin kripto dan teknologi blockchain akan terus menjadi tulang punggung investasi masa depan,” tambah Tom Lee.

Faktor Pendorong Utama Ethereum

Ethereum tetap menjadi salah satu aset utama dalam portofolio Bitmine, yang diperkuat oleh dua faktor utama: tokenisasi di bursa Wall Street dan adopsi sistem AI agen yang meningkatkan kebutuhan akan blockchain publik. Proses tokenisasi memungkinkan aset tradisional diubah menjadi bentuk digital, sementara sistem AI memanfaatkan kecepatan dan keandalan blockchain untuk pengolahan data. Kombinasi ini memperkuat potensi pertumbuhan ETH, terutama dalam konteks kripto sebagai infrastruktur keuangan digital.

Dalam laporan terkini, Bitmine mengungkapkan bahwa mereka telah membeli sebanyak 76.881 ETH dalam seminggu terakhir, menunjukkan komitmen terhadap aset tersebut. Meskipun harga ETH sempat turun, perusahaan percaya bahwa penurunan ini tidak mencerminkan kekuatan fundamental Ethereum yang terus menguat.

Mission dan Target Bitmine

Sebagai bagian dari visi perusahaan, Bitmine terus berupaya meningkatkan kepemilikan kripto, termasuk target untuk memperoleh 5% dari total pasokan ETH. Tujuan ini didukung oleh pengembangan jaringan staking Ethereum yang terintegrasi dengan platform MAVAN (Made in America Validator Network). Platform ini dirancang untuk memberikan keamanan, performa, dan ketahanan optimal dalam menyalurkan investasi kripto ke pengguna akhir.

Bitmine juga mengalokasikan dana signifikan untuk pengembangan bisnis. Selain itu, perusahaan terus memperkuat ekosistemnya dengan memasukkan saham Eightco, yang terdaftar di NASDAQ, ke dalam portofolio. Saham Eightco memberikan akses tidak langsung ke OpenAI, sebuah perusahaan yang menjadi penggerak utama di bidang AI. Investasi ini menunjukkan kepercayaan Bitmine terhadap teknologi blockchain sebagai fondasi untuk inovasi digital.

Analisis Pasar dan Kinerja BMNR

Dengan total aset mencapai $10,4 miliar, Bitmine telah membuktikan daya tariknya di pasar global. Sebagai saham ke-203 yang paling banyak diperdagangkan di Amerika Serikat, BMNR memiliki nilai transaksi harian sebesar $550 juta, rata-rata lima hari kerja. Kinerja ini menunjukkan tingkat kepercayaan investor terhadap model bisnis Bitmine, yang menggabungkan kekuatan jaringan blockchain dengan strategi investasi yang terukur.

Perusahaan ini juga memberikan insentif bagi investor institusi seperti Cathie Wood dari ARK Invest, Founders Fund, dan Pantera Capital. “Kami berharap ekspansi ini mendorong kolaborasi lebih luas di industri kripto, terutama dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis,” kata Lee. Pihaknya menekankan pentingnya konsistensi dalam pertumbuhan aset kripto, yang pada saat ini mencapai tingkat yang mengesankan.

Terobosan Teknologi dan Proyek Masa Depan

Sebagai pengembang jaringan blockchain, Bitmine terus menginvestasikan sumber daya ke dalam proyek-proyek inovatif, termasuk pengembangan platform staking Ethereum dan integrasi teknologi AI. Perusahaan berharap, melalui MAVAN, mereka bisa menjadi mitra utama bagi institusi yang ingin memaksimalkan keuntungan dari jaringan Ethereum.

Selain itu, Bitmine berencana menggandeng pelaku industri lain untuk mengembangkan solusi kripto yang lebih inklusif. “Kripto tidak hanya tentang investasi, tetapi juga tentang transformasi cara kita bertransaksi dan berinvestasi di masa depan,” tambah Lee dalam wawancara terpisah. Perusahaan menilai bahwa Ethereum, dengan kekuatan smart contract dan tokenisasi, menjadi tulang punggung dari revolusi keuangan digital.

Kontribusi Bitmine terhadap Industri Blockchain

Bitmine terus berkontribusi pada pertumbuhan industri blockchain, terutama melalui kebijakan investasi yang berfokus pada likuiditas dan pertumbuhan jangka panjang. Kepemilikan ETH yang mencapai 4,66% dari total pasokan menunjukkan posisi strategis perusahaan dalam pasar kripto. “Kami tidak hanya membeli ETH, tetapi juga membangun fondasi untuk mendorong adopsi yang lebih luas di berbagai sektor,” kata Lee.

Dengan dana yang terkumpul, Bitmine berupaya memperluas jaringan validator, meningkatkan kecepatan transaksi, dan menurunkan biaya operasional. Hal ini dipercaya akan memberikan manfaat langsung bagi investor, baik melalui pendapatan dividen maupun nilai tumbuh aset kripto mereka. Perusahaan juga sedang mengembangkan strategi untuk menarik minat investor pribadi, seperti Thomas “Tom” Lee, yang memegang peran penting dalam pengambilan keputusan.

Pembelajaran dari Pasar dan Masa Depan

Bitmine menekankan pentingnya analisis pasar yang terus menerus dalam memperkirakan volatilitas kripto. “Kami memperhatikan tren harga, demand dari institusi, dan perubahan regulasi sebagai faktor utama dalam strategi investasi,” jelas Lee. Dengan memanfaatkan data yang akurat, perusahaan mampu mengoptim