Polisi pasok air bersih untuk warga terdampak krisis air di Cilegon
Polisi Cilegon Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau
indocrowdfunding.com – Kepolisian Resor Cilegon menunjukkan respons cepat dalam menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan akibat musim kemarau panjang. Bantuan berupa puluhan ton air ini didistribusikan ke wilayah hukum Polsek Pulomerak di Kota Cilegon, Provinsi Banten. Langkah kemanusiaan tersebut bertujuan meringankan beban warga yang tinggal di kawasan perbukitan, yang mulai mengalami kesulitan mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari sejak pertengahan Juni 2026.
Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak. Ia menjelaskan bahwa pendistribusian air bersih telah berjalan dengan tertib berkat sinergi antar instansi terkait.
Penyaluran bantuan air bersih hari ini berjalan aman dan lancar. Sasaran utama kami adalah masyarakat terdampak, dengan prioritas khusus bagi lansia, balita, serta warga yang kurang mampu,
ujar Kapolres melalui keterangannya di Serang pada hari Minggu.
Kolaborasi Lintas Sektor dalam Penyaluran Bantuan
Respons cepat kepolisian ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Perkim, Perumda Cilegon Mandiri (CM), serta dunia usaha seperti PT PLN IP UBP Cilegon dan CV Doa Ibu turut berpartisipasi. Lembaga sosial kemasyarakatan juga memberikan kontribusi dalam memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan.
Di Kelurahan Mekarsari, kolaborasi ini berhasil memasok air bersih ke beberapa titik krusial. Lingkungan Tembulum, Gunung Batur 1, dan Gunung Batur 2 menjadi sasaran utama penyaluran. Pasokan air diperkirakan akan terus bertambah mengingat komitmen bantuan susulan sebanyak 10 tangki dari Perumda CM. Sementara itu, untuk Kelurahan Suralaya, bantuan air sebanyak 32 ton disalurkan ke Lingkungan Cisalak 1 menggunakan armada Disperkim. Lingkungan Cisuru sendiri telah mandiri dalam hal akses air bersih berkat fasilitas sumur bor yang memadai.
Kondisi di Wilayah Perbukitan Lebakgede
Kondisi di wilayah perbukitan Kelurahan Lebakgede juga menunjukkan perkembangan positif. Dari enam RT yang ada, lima RT telah relatif aman karena terhubung langsung dengan jaringan pipa air Perumda CM ke rumah-rumah warga. Satu RT yang masih dalam proses pengerjaan mendapatkan pasokan air dari Gunung Penawen secara aman. Hal ini menunjukkan bahwa infrastruktur air mulai berkembang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pihak kepolisian dan pemerintah daerah berkomitmen untuk tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga menyiapkan solusi berkelanjutan. Kapolsek Pulomerak Kompol Ambarita menambahkan bahwa kelancaran aksi sosial ini menjadi pemicu untuk merealisasikan program jangka panjang.
Sinergi yang baik hari ini memotivasi kami untuk mendorong program pembuatan sumur bor baru dan sistem penampungan air hujan, demi memastikan pasokan air bersih bagi warga Pulomerak tetap aman di masa depan,
ucapnya.
Upaya ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga terhadap pasokan air dari luar daerah. Dengan adanya infrastruktur yang lebih baik, masyarakat diharapkan tidak lagi mengalami kesulitan saat musim kemarau tiba. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi krisis air di wilayah Cilegon.
