Historic Moment: Sekdaprov pastikan seluruh fasilitas MTQ Ke-40 Sumut siap digunakan
Historic Moment: MTQ Ke-40 Sumut Siap Digunakan
Historic Moment – Dalam persiapan gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-40 tingkat Provinsi Sumut tahun 2026, Penjabat Sekretaris Daerah Sumatera Utara (Sulaiman Harahap) menyatakan bahwa seluruh fasilitas telah siap digunakan. Ini menjadi Historic Moment bagi Sumut, mengingat acara ini diharapkan menjadi ajang penting untuk memperkuat minat masyarakat terhadap seni membaca Al-Qur’an. Inspeksi langsung ke Lapangan Astaka, Kabupaten Deli Serdang, mengonfirmasi bahwa infrastruktur utama, seperti area perlombaan, tempat penginapan, dan pusat informasi, sudah melalui pemeriksaan mendalam guna memastikan keberhasilan acara. Sulaiman Harahap menegaskan bahwa kesiapan fasilitas ini menjadi prioritas utama pemerintah provinsi, khususnya dalam menyukseskan Historic Moment ini.
Persiapan Infrastruktur yang Komprehensif
Sebagai Historic Moment yang menandai ke-40 kali penyelenggaraan MTQ di Sumut, acara ini menuntut persiapan yang lebih matang. Pemerintah provinsi telah mengalokasikan dana signifikan untuk mengembangkan fasilitas pendukung, termasuk ruang lomba, area istirahat, serta layanan logistik yang memadai. Selain itu, kebersihan dan keamanan di lokasi utama juga menjadi fokus utama. Pihak terkait telah mengatur sistem pengelolaan sampah, tempat parkir, dan jalur evakuasi agar semua peserta dan pengunjung merasa nyaman. Historic Moment ini tidak hanya menampilkan kemampuan peserta, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan event yang berkelanjutan.
Strategi Pemasaran dan Partisipasi Masyarakat
MTQ Ke-40 Sumut tahun 2026 dirancang sebagai Historic Moment yang menyatukan berbagai elemen masyarakat. Dalam rangka meningkatkan keberpartisipasian, pihak penyelenggara telah bekerja sama dengan UMKM lokal untuk menyediakan stan dagang yang menarik dan bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan institusi pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat umum. “Kami ingin MTQ ini menjadi platform yang lebih luas, bukan hanya untuk lomba tetapi juga untuk memperkuat keberlanjutan budaya tilawah di Sumut,” jelas Sulaiman Harahap. Dengan pengaturan yang lebih sistematis, Historic Moment ini diharapkan menjadi langkah penting dalam mempromosikan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat modern.
“Kami telah memastikan segala aspek kebutuhan peserta terpenuhi, mulai dari aksesibilitas hingga kualitas fasilitas pendukung,” kata Sulaiman. Ia menambahkan bahwa pengaturan stan ekonomi kreatif dan ketersediaan toilet umum akan membantu meningkatkan pengalaman peserta dan pengunjung. Dengan semangat Historic Moment, acara ini juga mencakup sesi pelatihan bagi pemula dan kompetisi yang lebih inklusif untuk semua kalangan.
Acara MTQ Ke-40 Sumut akan berlangsung dari 15 hingga 24 Juni 2026, dengan pembukaan resmi pada Senin malam. Lokasi utama acara adalah Lapangan Astaka, tetapi juga melibatkan Aula Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Sumut serta Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara. Kehadiran UIN sebagai salah satu lokasi menunjukkan kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam menghadirkan Historic Moment yang berdampak luas. Tema “Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Kolaborasi Sumut Berkah” mencerminkan upaya untuk menyatukan berbagai pihak dalam merayakan keberhasilan ini.
Kesiapan fasilitas MTQ Ke-40 Sumut juga mencakup pembangunan sementara di beberapa titik strategis. Pemerintah provinsi bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memastikan semua kebutuhan infrastruktur terpenuhi. Sulaiman Harahap menyoroti pentingnya Historic Moment ini sebagai langkah awal menuju pengembangan program keagamaan yang lebih berkelanjutan. Selain itu, event ini akan menjadi momentum untuk mengevaluasi kemajuan pengembangan tilawah di Sumut sekaligus merancang strategi baru di masa depan. Dengan dukungan yang solid, MTQ Ke-40 Sumut diharapkan menjadi salah satu Historic Moment terbesar dalam sejarah acara serupa.
