Pemkot Medan perbaiki rumah tak layak huni akibat diterjang air pasang
Daftar Isi
Pemkot Medan Prioritaskan Perbaikan Rumah Warga Belawan yang Rusak akibat Pasang Laut
Indocrowdfunding.com – Pemerintah Kota Medan menempatkan perbaikan hunian warga yang terdampak pasang laut sebagai bagian penting dari upaya menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak. Salah satu rumah yang mendapat perhatian berada di Jalan Besar Bagan Besar Lorong III, Kecamatan Medan Belawan, yang dihuni Cica Herliwati bersama keluarganya.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas meninjau langsung kondisi rumah tersebut pada Kamis. Bangunan itu mengalami kerusakan berat setelah diterjang air pasang laut sekitar 10 tahun lalu. Kini, bagian rumah yang masih dapat digunakan pada dasarnya hanya area dapur, sehingga keluarga tersebut harus menjalani aktivitas sehari-hari dalam ruang yang sangat terbatas.
“Rumah Cica ini menjadi salah satu prioritas penanganan lewat Program RTLH,”
Penanganan rumah Cica akan dilakukan melalui Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH. Program tersebut menjadi salah satu agenda Pemkot Medan untuk membantu warga yang tinggal dalam kondisi bangunan memprihatinkan dan membutuhkan intervensi pemerintah.
Rico Waas menjelaskan bahwa pemerintah daerah tengah mempercepat renovasi hunian warga yang membutuhkan perhatian. Hingga akhir 2026, program rehabilitasi ini ditargetkan menjangkau 213 rumah di Kota Medan. Target tersebut mencerminkan kebutuhan penanganan rumah layak huni yang tidak hanya berkaitan dengan bentuk fisik bangunan, tetapi juga keselamatan dan kualitas kehidupan penghuninya.
Hunian Keluarga Cica Menjadi Perhatian
Kondisi rumah Cica Herliwati menjadi gambaran beratnya dampak kerusakan rumah bagi sebuah keluarga. Setelah terdampak air pasang laut, sebagian besar bangunan tidak lagi dapat dipakai sebagaimana mestinya. Dapur yang tersisa kemudian menjadi tempat keluarga tersebut beristirahat, tidur, dan menjalankan kehidupan sehari-hari.
“Rumah yang saya tinjau ini menjadi salah satu penerima manfaat Program Rehabilitasi RTLH, karena sangat membutuhkan,”
Pemkot Medan memandang situasi itu sebagai kondisi yang perlu segera ditangani. Perbaikan rumah diharapkan dapat mengembalikan fungsi hunian secara layak, mulai dari ruang untuk beristirahat hingga area yang lebih nyaman bagi seluruh anggota keluarga.
“Mereka tidur sekeluarga di bagian dapur. Ini menjadi atensi kita untuk dilakukan perbaikan,”
Bagi keluarga dengan kondisi hunian seperti ini, rehabilitasi bukan sekadar pembaruan dinding, atap, atau lantai. Perbaikan rumah juga berkaitan dengan tersedianya ruang hidup yang lebih sehat dan manusiawi. Anak-anak, misalnya, memerlukan tempat yang lebih nyaman untuk belajar dan beristirahat, sementara seluruh anggota keluarga membutuhkan perlindungan yang lebih baik dari kondisi lingkungan.
Anggaran APBD dan Peluang Dukungan Lain
Pembiayaan renovasi rumah melalui Program RTLH direncanakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Medan. Nilai anggaran untuk setiap pekerjaan masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan renovasi di lapangan serta perkembangan harga saat pelaksanaan berlangsung.
Penyesuaian itu penting karena tingkat kerusakan setiap rumah tidak sama. Ada hunian yang hanya memerlukan perbaikan pada beberapa bagian, sementara rumah lain membutuhkan pekerjaan yang lebih menyeluruh agar dapat kembali dihuni secara aman. Dengan pendekatan tersebut, perencanaan rehabilitasi diharapkan benar-benar menjawab kebutuhan warga penerima manfaat.
“Anggaran rehabilitasi rumah tak layak huni bersumber murni dari APBD Kota Medan. Di luar program ini, terdapat kemungkinan dukungan dari sumber lain, termasuk bantuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (Corporate Social Responsibility),” kata Rico Waas.
Kemungkinan keterlibatan program tanggung jawab sosial perusahaan dapat memperluas dukungan bagi pembenahan hunian warga. Namun, sumber utama pembiayaan rehabilitasi yang disiapkan Pemkot Medan tetap berasal dari APBD kota.
Mendorong Kualitas Hidup Warga
Program RTLH diarahkan untuk menghasilkan manfaat yang lebih luas daripada sekadar tampilan bangunan yang lebih baik. Rumah yang layak dapat mendukung kesehatan keluarga, memberi rasa aman, serta menyediakan lingkungan yang lebih kondusif bagi aktivitas harian.
Di kawasan yang pernah mengalami dampak air pasang laut, penanganan rumah warga memiliki arti yang semakin penting. Keluarga yang bertahun-tahun hidup dengan keterbatasan ruang memerlukan tempat tinggal yang memungkinkan mereka menjalani kehidupan dengan lebih nyaman dan bermartabat.
Melalui rehabilitasi 213 rumah hingga akhir 2026, Pemkot Medan berharap semakin banyak warga memperoleh hunian yang memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Untuk Cica Herliwati dan keluarganya, perbaikan yang direncanakan dapat menjadi langkah awal untuk keluar dari kondisi tinggal di ruang dapur dan mendapatkan kembali rumah yang berfungsi sebagai tempat berlindung, beristirahat, serta membangun kehidupan keluarga.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pemkot Medan perbaiki rumah tak layak?
Pemkot Medan perbaiki rumah tak layak is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pemkot Medan perbaiki rumah tak layak matter?
Pemkot Medan perbaiki rumah tak layak matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.