TPPKK Agam salurkan bahan kebutuhan pokok bagi warga huntara

TP-PKK Agam Salurkan Bantuan untuk Warga Hunian Sementara

indocrowdfunding.com – TPPKK Agam salurkan bahan kebutuhan pokok – Lubuk Basung — Dalam rangka mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah melakukan penyaluran bantuan sosial berupa bahan kebutuhan pokok. Kegiatan ini ditujukan kepada warga yang saat ini menempati hunian sementara (huntara) di kawasan Tamtaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meringankan beban masyarakat yang masih menghadapi kesulitan pasca-bencana.

Bentuk Bantuan dan Sumber Dana

Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Merry Benni Warlis, yang hadir dalam kegiatan di Lubuk Basung pada hari Minggu tersebut, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan pokok sehari-hari. Paket bantuan tersebut berisi telur, gula pasir, minyak goreng, serta sejumlah bahan pangan lainnya yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Semua barang ini dikemas dalam bentuk paket sembako yang siap digunakan langsung oleh penerima.

“Bantuan berasal dari donasi dan sumbangan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Agam,” ujarnya.

Menurut Merry Benni Warlis, bantuan ini merupakan wujud nyata dari kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang hingga kini masih menjalani kehidupan di hunian sementara. Bencana banjir bandang yang melanda daerah tersebut pada akhir November 2025 telah menyebabkan banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan harus mencari alternatif hunian sementara. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan para donatur menjadi bukti bahwa masih banyak pihak yang ingin berbagi dan membantu meringankan beban sesama, khususnya bagi warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan mereka setelah bencana.

Jumlah Paket dan Penyesuaian dengan Penerima

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Agam menyampaikan bahwa total bantuan yang berhasil disalurkan mencapai 51 paket sembako. Jumlah ini disesuaikan dengan jumlah kepala keluarga yang saat ini menempati huntara Tamtaman. Penyaluran dilakukan dengan cermat agar setiap keluarga yang membutuhkan dapat menerima bantuan secara merata. Proses penyaluran juga melibatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan tidak ada penerima yang terlewat.

“Alhamdulillah, dari sumbangan dan donasi yang terkumpul, kami dapat menyalurkan sebanyak 51 paket sembako. Jumlah ini disesuaikan dengan jumlah kepala keluarga yang saat ini menempati huntara Tamtaman,” katanya.

Ia berharap, bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga sekaligus memberikan semangat bagi mereka untuk terus bangkit dan menata kembali kehidupan yang sempat terdampak akibat bencana. Melalui bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan dukungan dari berbagai pihak dan semakin termotivasi untuk membangun kembali rumah dan kehidupan mereka.

Dialog Langsung dengan Warga Hunian Sementara

Selain menyerahkan bantuan, Ketua TP-PKK Agam juga berkesempatan berdialog dengan warga huntara untuk mendengarkan langsung kondisi dan kebutuhan yang mereka hadapi selama tinggal di hunian sementara. Dialog ini menjadi momen penting untuk memahami permasalahan yang dihadapi masyarakat secara lebih mendalam. Salah seorang warga huntara Tamtaman, Sutan Malin, menyampaikan syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Ketua TP PKK Agam beserta para donatur.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari,” kata dia.

Sutan Malin menambahkan bahwa bantuan ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar keluarga selama masa transisi. Dengan adanya bantuan tersebut, warga dapat lebih fokus pada proses pemulihan tanpa harus khawatir berlebihan tentang kebutuhan pokok. Kehadiran para donatur dan pejabat daerah juga memberikan motivasi tambahan bagi warga untuk terus semangat dalam menjalani kehidupan baru di hunian sementara.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat penerima dan menjadi amal jariah bagi seluruh saudara-saudara kita yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu warga terdampak bencana,” ujarnya.

Kegiatan penyaluran bantuan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk turut serta membantu masyarakat terdampak bencana. Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, pemulihan masyarakat Agam dapat berjalan lebih cepat dan optimal.