Gol Michael Olise bawa timnas Prancis menang 1-0 atas Belgia
Prancis Bawa Pulang Tiga Poin dari Brussels
Indocrowdfunding.com – Tim nasional Prancis menuntaskan lawatan ke Stadion Roi Baudouin, Brussels, dengan kemenangan 1-0 atas Belgia pada laga kedua UEFA Nations League A Grup 1 musim 2026/27, Selasa WIB. Michael Olise menjadi pembeda lewat golnya pada babak kedua, sekaligus memastikan Les Bleus pulang dengan hasil maksimal dari pertandingan yang berlangsung ketat.
Kemenangan tersebut mengangkat Prancis ke posisi teratas klasemen Grup 1. Mereka mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Belgia, yang sebelumnya berada dalam persaingan di papan atas, kini menempati urutan kedua dengan tiga poin.
Hasil di Brussels memberi arti penting bagi Prancis karena persaingan fase grup masih panjang. Setelah mengamankan enam angka dari dua laga awal, Les Bleus memiliki modal kuat sebelum menghadapi tantangan berikutnya. Prancis dijadwalkan menjamu Italia, sementara Belgia akan berhadapan dengan Turkiye.
Awal laga berjalan hati-hati
Pertandingan dibuka dengan ritme yang belum terlalu cepat. Kedua tim mencoba membangun permainan tanpa terburu-buru membuka ruang di area pertahanan masing-masing. Prancis kemudian mulai menemukan momentum melalui pergerakan para pemain depannya.
Peluang terbaik pada fase awal pertandingan datang pada menit ke-12. Desire Doue melakukan aksi individu menawan dengan melewati tiga pemain Belgia di dalam kotak penalti. Upayanya diakhiri dengan tembakan, tetapi bola hanya mengenai mistar gawang. Kesempatan itu menjadi sinyal awal bahwa Prancis mulai mampu mengganggu barisan pertahanan tuan rumah.
Setelah peluang Doue, Prancis tampil lebih dominan. Mereka berulang kali mengandalkan transisi cepat untuk menyerang Belgia. Pergerakan lini depan Les Bleus menciptakan tekanan yang membuat tim tuan rumah harus lebih disiplin menjaga area sendiri.
Pada menit ke-21 dan 25, Prancis sempat memiliki dua momen yang berpotensi berujung penalti. Namun, wasit memutuskan permainan tetap dilanjutkan. Keputusan tersebut membuat pertandingan tetap berlangsung tanpa perubahan skor pada fase itu.
Tekanan Prancis berlanjut
Prancis tidak berhenti menyerang. Pada menit ke-27, Maghnes Akliouche melepaskan tendangan bebas yang mengarah ke gawang Belgia. Senne Lammens berhasil melakukan penyelamatan untuk menepis bola. Bola muntah lalu disambut Pierre Kalulu, tetapi pertahanan Belgia masih mampu menggagalkan peluang tersebut.
Rangkaian kesempatan itu menunjukkan bahwa Prancis terus mencari celah, baik dari permainan terbuka maupun situasi bola mati. Belgia bertahan di bawah tekanan, sambil berusaha membangun serangan melalui pemain-pemain kreatif seperti Kevin De Bruyne dan Charles De Ketelaere.
Kebuntuan akhirnya pecah pada paruh kedua ketika Michael Olise mencetak gol tunggal pertandingan. Gol itu membawa Prancis unggul 1-0 dan mengubah tekanan yang mereka bangun sejak awal laga menjadi keunggulan nyata di papan skor.
Belgia berupaya menemukan gol penyama kedudukan setelah tertinggal. Namun, usaha mereka tidak menghasilkan gol hingga peluit akhir. Prancis mampu mempertahankan keunggulan tipis tersebut dan memastikan tiga poin dari kandang lawan.
Olise Menjadi Penentu
Masuknya Michael Olise pada menit ke-77 menggantikan Bradley Barcola menjadi salah satu detail penting dalam susunan Prancis. Golnya pada babak kedua menegaskan peran penting pemain yang mampu memberi dampak dalam pertandingan dengan margin skor sangat kecil.
Bagi Prancis, kemenangan 1-0 juga memperlihatkan nilai dari ketenangan saat menghadapi laga tandang. Mereka menciptakan sejumlah peluang, sempat mengenai mistar melalui Doue, dan tetap menjaga fokus hingga mampu mengamankan hasil akhir.
Belgia sendiri harus segera merespons hasil ini. Dengan tiga poin dari dua pertandingan, mereka masih berada di posisi kedua Grup 1. Laga melawan Turkiye akan menjadi kesempatan untuk kembali memperbaiki posisi dan menjaga persaingan di grup tetap terbuka.
Susunan pemain
Belgia bermain dengan formasi 4-2-3-1: Senne Lammens; Timothy Castagne, Toby Ngoy, Brandon Mechele, Matisse Seys (De Cuyper 68′); Youri Tielemans, Romeo Lavia (Raskin 85′); Antonio Moreira (Dodi Lukebakio 63′), Julien Duranville/Arne Engels, Kevin De Bruyne (Vanaken 63′); Charles De Ketelaere (Fernandez-Pardo 85′).
Prancis menggunakan formasi 4-3-3: Mike Maignan; Pierre Kalulu, Chrislain Matsima/Jacquet, Maxence Lacroix, Malick Diouf; Lucas Da Cunha (Manu Kone 90′), Maghnes Akliouche (Rayan Cherki 77′), Eduardo Camavinga; Desire Doue, Bradley Barcola (Michael Olise 77′), Esteban Lepaul (Ousmane Dembele 68′).
Dengan enam poin yang telah dikumpulkan, Prancis kini memimpin Grup 1 dan menatap pertandingan kandang melawan Italia. Belgia akan mencari respons ketika menghadapi Turkiye, dengan tujuan mengejar kembali posisi puncak yang kini ditempati Les Bleus.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Gol Michael Olise bawa timnas Prancis?
Gol Michael Olise bawa timnas Prancis is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Gol Michael Olise bawa timnas Prancis matter?
Gol Michael Olise bawa timnas Prancis matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.