Important Visit: Orang tua dianjurkan perhatikan perilaku anak setelah dititipkan

Orang tua dianjurkan perhatikan perilaku anak setelah dititipkan

Jakarta – Psikolog Devi Yanti, M. Psi., menyarankan orang tua untuk memantau perilaku anak secara aktif setelah anak ditempatkan di lembaga penitipan. Ia menekankan pentingnya tindakan cepat jika ada indikasi perubahan sikap yang tidak biasa pada anak. “Naluri orang tua adalah tanda awal yang tidak boleh diabaikan,” ujarnya saat dihubungi ANTARA dari Jakarta pada Senin.

Menurut Devi, tanda-tanda yang perlu diperhatikan meliputi anak yang tiba-tiba pendiam, lebih rewel daripada biasanya, menolak diantar ke tempat penitipan, atau menunjukkan luka serta memar di tubuh. “Jangan menunda tindakan hingga terdapat bukti jelas,” imbuh psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Aceh tersebut.

“Jika daycare melarang kunjungan mendadak, itu sudah merupakan tanda peringatan,” kata psikolog klinis di Rumah Sakit Jiwa Aceh itu.

Orang tua, menurutnya, dapat melakukan inspeksi tiba-tiba ke lembaga penitipan untuk mengecek kondisi anak. Selain itu, mereka diharapkan menyampaikan keluhan kepada pengelola dan memperhatikan respons yang diberikan. Devi menambahkan, pengelola yang baik seharusnya responsif dan bersedia bekerja sama dalam mengatasi kekhawatiran orang tua.

Ia juga menyarankan orang tua berkonsultasi dengan dokter atau psikolog jika menemukan gejala kekerasan fisik pada anak atau perubahan perilaku signifikan. “Bukti-bukti kecurigaan perlu dicatat dan didokumentasikan agar bisa digunakan saat melaporkan ke kepolisian atau instansi terkait,” katanya.

“Jangan takut melaporkan meski belum ada bukti lengkap, karena investigasi adalah tugas aparat, bukan orang tua,” tambah Devi.

Menurut psikolog tersebut, langkah paling penting adalah memindahkan anak segera jika diperlukan, sambil menunggu proses penyelidikan. “Keselamatan anak harus menjadi prioritas utama, dan orang tua tidak perlu menunggu kepastian hukum untuk mengambil keputusan ini,” ujarnya.