Penciptaan Lapangan Kerja Jadi Fokus Utama Pemprov DKI

Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekankan pentingnya pengembangan lapangan kerja sebagai prioritas utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) ibu kota dinyatakan lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional, menurut Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Teguh Setyabudi, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD DKI Jakarta 2027 di Balai Kota. “Angka TPT DKI Jakarta mencapai 6,05 persen, sedangkan rata-rata nasional hanya 4,85 persen,” jelas Teguh.

Strategi untuk Mengurangi Ketimpangan

Kemendagri menyarankan beberapa pendekatan untuk menangani masalah ini, seperti revitalisasi sistem pendidikan vokasi, penguatan Balai Latihan Kerja (BLK), serta pengembangan akses informasi terkait peluang kerja. Teguh juga menyoroti angka gini rasio Jakarta yang berada di level 0,441, lebih tinggi dari rata-rata nasional 0,363. “Ini menunjukkan adanya ketimpangan sosial yang cukup signifikan,” tegasnya.

“Meski situasi ini umum terjadi di kota besar, seperti DKI Jakarta, menurunkan gini rasio tetap menjadi tantangan yang perlu dihadapi,” tambah Teguh.

Capaian Positif dalam Indikator Pembangunan

Di sisi lain, Teguh Setyabudi menyebutkan beberapa pencapaian DKI Jakarta yang patut diapresiasi. Angka kemiskinan ibu kota berada di bawah rata-rata nasional, mencapai 4,28 persen pada 2025, sedangkan angka nasional mencapai 8,25 persen. Selain itu, indeks pembangunan manusia (IPM) Jakarta terus meningkat dari 2021 hingga 2025, mencapai 85,05, lebih baik dari angka nasional 75,90.

“Kami menyampaikan apresiasi terhadap peningkatan IPM dan pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta, yang mencapai 5,2 persen dibandingkan 5,1 persen nasional,” ujar Teguh.

Program Pengembangan Sosial dan Ekonomi

Teguh juga menyoroti berbagai inisiatif yang dijalankan Pemprov DKI, seperti peningkatan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta program bantuan bagi lansia dan anak-anak. Selain itu, kebijakan sekolah swasta gratis, Pasukan Putih, dan pembukaan rute Transjabodetabek juga dianggap sebagai langkah strategis.