Latest Program: Qodari: “Presiden Solusi” dokumentasikan keputusan dan kinerja Prabowo

Qodari: “Presiden Solusi” dokumentasikan keputusan dan kinerja Prabowo

Latest Program – Dalam sebuah acara peluncuran di Jakarta, Selasa, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menjelaskan bahwa buku berjudul “Presiden Solusi: Problem Solving Ala Prabowo Subianto” mencakup berbagai keputusan dan kebijakan yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto selama 18 bulan masa pemerintahannya. Buku ini dirancang untuk memperjelas tantangan yang dihadapi bangsa serta respons yang diberikan oleh presiden terpilih tersebut melalui berbagai program dan kebijakan yang dijalankan.

Upaya Mendokumentasikan Permasalahan dan Solusi

Qodari mengungkapkan bahwa buku ini bukan hanya mencatat hasil, tetapi juga menggambarkan proses pemikiran dan pengambilan keputusan yang fundamental. Menurutnya, Presiden Prabowo melihat isu-isu nasional bukan hanya dari sisi permukaan, melainkan hingga akar masalah yang sering diabaikan oleh sebagian kalangan. “Permasalahan-permasalahan ini beserta solusinya dalam setengah tahun terakhir, kita rasa perlu dicatat agar bisa diketahui oleh seluruh masyarakat,” tuturnya.

Presiden Prabowo ini melihat persoalan itu bukan hanya di permukaan, tapi sampai sangat fundamental termasuk masalah-masalah yang mungkin selama ini diabaikan atau bahkan tidak terlihat oleh sebagian orang. Permasalahan-permasalahan itu berikut solusinya dalam satu setengah tahun ini, kita rasa perlu untuk dicatat, untuk diketahui oleh masyarakat.

Menurut Qodari, penyusunan buku dilakukan secara kolaboratif antara Bakom dan tim kepresidenan yang bertugas mengumpulkan data, menganalisis informasi, serta mengidentifikasi masalah-masalah yang sedang berkembang di masyarakat. Ia menegaskan bahwa buku ini dibuat karena adanya kebutuhan untuk menyajikan solusi yang sudah dijalankan, bukan sekadar rencana atau harapan.

Mengungkap Proses Pengambilan Keputusan

Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, menambahkan bahwa buku ini juga merekam proses pengambilan keputusan yang terjadi di balik layar pemerintahan. “Kami mencoba merekamnya dalam tulisan karena merasa memiliki kewajiban sejarah untuk menangkap momen-momen penting yang sedang terjadi,” jelas Dirgayuza.

Kami memilih format buku ini agar bisa lebih mudah diakses, dan masyarakat umum yang ingin mengetahui ataupun ingin memperdebatkan kebijakan-kebijakan Bapak Presiden memiliki acuan populer yang bisa dijadikan referensi.

Dirgayuza menyebut bahwa sejumlah kebijakan yang termuat dalam buku mencakup program Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, distribusi pompa air untuk pertanian, pembangunan jembatan yang menghubungkan anak-anak ke sekolah, hingga penyederhanaan regulasi. Ia menekankan bahwa buku ini disusun dalam format yang lebih ramah, sehingga mudah dipahami oleh berbagai kalangan. “Hal ini penting karena banyak informasi tentang kebijakan pemerintah yang sulit diakses secara utuh karena keterbatasan ruang informasi di media sosial,” tambahnya.

Konten Buku yang Berisi 108 Masalah

Buku “Presiden Solusi” ini menyoroti sebanyak 108 masalah yang telah diselesaikan oleh Presiden Prabowo dalam tempo 18 bulan. Masalah-masalah tersebut diatur dalam 13 tema utama, yaitu pangan, energi dan sumber daya alam, kesehatan, pendidikan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan serta ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan dan desa, penurunan kemiskinan, pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola kekayaan negara, digitalisasi, serta diplomasi dan hubungan internasional.

Qodari menjelaskan bahwa buku ini disusun sebagai upaya untuk menyajikan bagaimana Presiden Prabowo menghadapi tantangan-tantangan besar yang terjadi di berbagai sektor. Salah satu contoh yang ia sebutkan adalah capaian swasembada beras, pelaksanaan Sekolah Rakyat untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, hingga pembangunan kampung nelayan di berbagai wilayah. “Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyelesaikan isu-isu yang berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Collaboration Antara Bakom dan Tim Kepresidenan

Menurut Qodari, tim yang terlibat dalam penyusunan buku ini terdiri dari beberapa unit kerja, termasuk Bakom dan tim analisis kebijakan. “Kerja sama ini memungkinkan kami menggabungkan data yang sudah dianalisis dengan narasi yang mudah dipahami,” tambahnya. Buku ini juga menjadi media untuk mengungkap bagaimana presiden mengambil keputusan berdasarkan penelitian dan evaluasi yang mendalam.

Salah satu tujuan utama dari buku ini adalah untuk memberikan gambaran yang jelas tentang kinerja pemerintah selama masa jabatan pertama Prabowo. Dengan menyusun keputusan-keputusan yang diambil dan solusi yang diterapkan, buku ini diharapkan bisa menjadi referensi bagi masyarakat dalam memahami berbagai kebijakan yang berkembang.

Format Populer untuk Meningkatkan Akses

Dirgayuza menegaskan bahwa pilihan untuk menyajikan buku dalam format kertas dan digital bertujuan memudahkan akses oleh berbagai kalangan. “Kami memilih buku karena format ini lebih efektif untuk menyampaikan informasi secara lengkap, sementara format digital membantu distribusi yang cepat,” jelasnya.

Kami memilih format buku ini agar bisa lebih mudah diakses, dan masyarakat umum yang ingin mengetahui ataupun ingin memperdebatkan kebijakan-kebijakan Bapak Presiden memiliki acuan populer yang bisa dijadikan referensi.

Menurut Dirgayuza, buku ini tidak hanya berisi rencana kebijakan, tetapi juga mencakup tindakan nyata yang telah dilakukan pemerintah. Contohnya, program pengembangan sekolah, seperti Sekolah Garuda, yang menargetkan pendidikan berkualitas untuk anak-anak di daerah terpencil. Selain itu, terdapat juga inisiatif seperti distribusi pompa air untuk meningkatkan produktivitas pertanian, yang dianggap penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

Qodari mengatakan bahwa penyusunan buku ini merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan informasi yang lebih mendalam dari masyarakat. “Dengan mempublikasikan buku ini, kami ingin memperjelas bagaimana presiden menghadapi tantangan, baik yang sifatnya teknis maupun politis,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa buku ini berisi berbagai pencapaian yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga, seperti pengembangan kampung nelayan yang memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Peluncuran Buku dan Tim Penulis

Buku “Presiden Solusi” ditulis oleh tiga anggota tim kepresidenan, yakni Kep